Breaking News

STIT Sijunjung Ajukan Penegerian Lembaga Ke Kemenag


FS.JAKARTA - Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sijunjung, Sumatera Barat mengajukan penegerian kelembagaan kepada Kementerian Agama. Rencana penegerian ini terungkap dalam pertemuan antara pihak yayasan dengan Kepala Biro Umum Kemenag Syafrizal di Kantor Kementerian Agama Jakarta.

“Hari ini pihak yayasan, Ketua STIT, perwakilan Pemda Kabupaten Sijunjung dan ketua panitia penegerian STIT berkunjung ke sini. Mereka sudah menyerahkan proposal rencana penegerian tersebut,” kata Karo Umum Syafrizal kepada Humas di ruang kerjanya, Jumat (21/12).

Dijelaskan Karo Umum Syafrizal, berdasarkan laporan Ketua Panitia Penegerian Hasrul Piliang, saat ini STIT memiliki dua Prodi, yakni Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Guru Raudhatul Athfal (PGRA), dengan jumlah mahasiswa sebanyak 200 orang. Sementara, lanjut Syafrizal, dosen sebanyak 23 orang.

STIT Sijunjung berdiri pada 2001. Sampai saat ini, STIT sudah meluluskan 1.087 sarjana dalam 13 kali proses wisuda. “Semoga penegerian STIT Sijunjung menjadi STAIN mendapat dukungan dari semua pihak, kita usahakan bersama,” harap Syafrizal.

Ketua STIT Sijunjung Nasrul menyampaikan kampus yang dipimpinnya sekarang memiliki 20 ruangan dengan gedung tingkat tiga. Prodi STIT juga sudah terakreditasi B. Sedangkan untuk akreditasi perguruan tinggi, saat ini masih dalam proses pengajuan.

“Kampus kita sekarang bediri di atas lahan seluas 3.676 meter,” kata Nasrul.

Dijelaskan Nasrul, jika nantinya sudah dinegerikan, STIT Sijunjung sudah memiliki lahan seluas 10 hektare yang sudah dihibahkan oleh Pemerindah Daerah (Pemda) kepada Kementerian Agama. 

“Semoga tahun 2019 STIT Sijunjung sudah dapat dinegerikan,” harap Nasrul.

Kepala Bappeda Kab. Sijunjung, Febri Ansori yang mewakili Pemda Sijunjung menyampaikan dukungannya atas rencana penegerian STIT Sijunjung. Selain perguruan tinggi negeri dibutuhkan masyarakat Sijunjung, ini juga nantinya menjadi sekolah tinggi negeri pertama di Kabupaten Sijunjung.

“Pemda sangat mendukung penegerian ini. Terkait dana pembangunan kampus ke depannya, kami siap membantu, dana tidak masalah, yang penting penegerian terwujud,” kata Febri.

Dari pihak Yayasan, Syahrul Husni menyampaikan selalu memberikan dukung atas upaya semua pihak untuk penegerian STIT Sijunjung. “Masyarakat akan sangat merasa terbantu jika sudah ada perguruan tinggi negeri di Sijunjung. Sebab, selama ini masyarakat masih menyekolahkan anaknya ke perguruan tinggi negeri di luar Sijunjung,” kata Syahrul.

Terpisah, Direktur Diktis Arskal Salim menyampaikan bahwa Ditjen Pendis sudah menerima dokumen-dokumen profil dan berkas lampiran persyaratan penegerian STIT Sijunjung. “Kami sudah menerima berkasnya untuk diproses lebih lanjut,” kata Arskal Salim.




# dan | Humas Kemenag