Breaking News

Bupati Sarolangun Cek Endra Panen Padi Perdana di Sawah Kelompok Tani Desa Penegah



FS.Sarolangun(JAMBI) - Bupati Sarolangun, Drs.H. Cek Endra melakukan panen padi sawah perdana di areal persawahan Kelompok tani lesung batu Desa Penegah Kecamatan Pelawan, Selasa (16/07) kemarin. 

Panen padi sawah ini juga turut didampingi Dandim 0420 Sarko Letkol Kav. Rohyat Happy Ariyanto, Sekretaris Daerah Drs H Tabroni Rozali, Kadis Pertanian Provinsi Jambi diwakili oleh Mahliya Anidar, Kadis Pertanian Drs Sakwan melakukan panen padi secara serentak di areal persawahan. 

Pada kegiatan itu juga hadir Para Asisten, para Kepala OPD, Dirut RSUD dr Bambang Hermanto, Camat Pelawan Hudri, Kades Penegah, para penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan gabungan kelompok tani. 

Kadis TPHP Sakwan, mengatakan pada gabungan kelompok tani lesung batu Desa penagah ini terdapat hamaparan padi sawah seluas 71 hektar, terdiri dari dua desa yakni 54 haktar desa Pelawan dan 17 hektar desa penegah, dengan tiga varietas padi berupa varietas cimilati, varietas infarit dan varietas PB42. 

"Di kelompok tani ini juga telah diberikan bantuan racun tikus, insektisida, dari hasil pembinaan kita kelola dengan baik, hasil panennya. Rata rata panen perhektar sebanyak 4 ton per hektar, tanpa perlakuan teknis, ketika dilakukan pembinaan bisa menjadi 7 ton per hektar," katanya. 

Kadis Pertanian Provinsi Jambi diwakili oleh Mahliya Anidar, mengatakan bahwa untuk mensukseskan program pertanian ini, di Kabupaten Sarolangun di alokasikan sari padi 1.000 hektar, padi ladang 2.000 hektar, padi sawah 1.750 hektar. Power tresher 10 unit, pompa air 25 unit, 6 tractor roda dua, 3 unit cultivator, pembuatan embun, rehabilitasi dan konservasi pertanian. 

"Ada berbagai strategi yang kita lakukan dalam melaksanakan program pertanian di provinsi Jambi," katanya. 

Bupati Sarolangun Cek Endra mengatakan pemerintah akan mendorong peningkatan produksi padi di Kabupaten Sarolangun dengan program-program di bidang pertanian, untuk melakukan penanaman dan panen dua kali setahun menuju tiga kali dalam setahun. Sebab, produksi padi di Kabupaten Sarolangun masih kekurangan jika dilihat dari jumlah penduduk dan kebutuhan beras perkapita. 

"Kita memang sedang membangun dam batang asai dan akan bisa mengairi sawah 6.000 hektar. Saya berharap tahun-tahun ini sudah bisa difungsikan. Saya berharap kedepan kita melakukan pembukaan sawah yang baru, pajale akan kita gerakan," katanya. 

"Saya minta teruslah semangat dalam bercocok tanam padi ini, kalau hari ini bisa tertanam 6.000 hektar, tapi masih bisa di garap lagi 9.000 hektar lagi, menjelang pembangunan dam batang asai selesai dan dimanfaatkan untuk perluasan lahan sawah baru," kata dia menambahkan. 

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sarolangun Cek Endra menyerahkan bantuan berupa pupuk cair, racun tikus, insektisida POC dan Power tresher kepada kelompok. (Ros.RD)