Breaking News

Impian Pasar Yang Megah dan Representatif di Lubuk Basung



FS.Agam(SUMBAR) - Niniak Mamak dan Masyarakat Lubuk Basung berharap, bupati Agam H.Indracatri dan DPRD Agam memberikan  perhatian khusus kepada pembangunan dan membenahi pasar Padang Baru Lubuk Basung. 

Sejak dibangunnya Pasar Padang Baru itu belum mendapatkan kemajuan yang memadai.Sementara aktivitas ekonomi dan pasar semangkin meningkat.Bahkan kemajuan sarana di kawasan Padang Baru sudah makin modern.

Bahkan para tokoh masyarakat itu meyakinkan, dalam waktu dekat, para ninik mamak dan tokoh masyarakat dari dua nagari baik nagari Lubukbasung maupun nagari Garagahan akan membahas hal itu, dan berharap pemerintah segera merespon untuk membangun pasar yang representative dan maju.

Hal itu disampaikan N.Dt.Asa Labiah, tokoh ninik mamak nagari Lubukbasung dan H.Sy.Dt. Batu Basa, salah seorang pelaku sejarah yang terlibat langsung dalam proses kepindahan ibukota kabupaten Agam ke Lubukbasung, kepada bupati Agam H.Indracatri saat “makan bajamba” di kediaman resmi bupati.

N.Dt.Asa Labiah mengaku, sosok Lubukbasung saat ini yang sudah semakin maju dan lengkap dengan gedung perkantoran dan sarana pendukungnya, masih “buram” oleh sosok pasar di pusat kota yang belum terbenahi.

Diakuinya, bahwa pasar itu,dibawah pengelolaan dua nagari sebagai pasar serikat dengan komitmen yang dibangun bersama sejak dulu, namun dia meyakinkan, akan membahas harapan yang selama ini banyak mengapung ditengah masyarakat dengan para ninik mamak dan tokoh masyarakat terkait,dan menyampaikan aspirasi itu pada bupati Agam.

“ Kami berharap, hadir pasar yang representative di Lubukbasung, karena pasar merupakan denyut nadi ekonomi masyarakat, kita akan perjuangkan hal itu, “ tegas N.Dt.Asa Labiah.

Harapan serupa disebutkan Sy.Dt.Batu Basa, yang mengaku, keberadaan pasar itu harus dibenahi dan dibangun kompleks pasar yang representative agar kemajuan Lubukbasung lengkap, “ kami mendukung hal itu bisa digarap oleh pemerintah, “ sebutnya.

Menanggapi harapan masyarakat tersebut, bupati Agam H.Indracatri meyakinkan, Pemkab Agam siap menjawab hal itu sesuai dengan mekanisme yang ada. Namun diharapkan, masyarakat bisa membahas hal itu ditingkat nagari, sehingga pemerintah bisa menjabarkan dalam kegiatan pembangunan. “ Kami memang bisa diselesaikan segera, kami tunggu menjelang pengesahana APBD 2020, kalau tidak tentu waktunya mundur lagi, “ tegas Bupati Agam itu meyakinkan.(Def).