Breaking News

Pendapatan Daerah Kabupaten Agam Turun Rp 8,5 Milyar Dalam RAPBD-P 2019



FS.Agam(SUMBAR) - Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Martias Wanto menyampaikan nota keuangan Bupati Agam tentang Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2019 dalam sidang paripurna DPRD Agam, Selasa (09/07).

Dalam nota tersebut, diestimasikan pendapatan daerah mengalami penurunan sebesar Rp 8.597.174.855,58, dari semula Rp 1.514.031.232. 279, menjadi Rp 1.505.434.057.423,42.

“Penurunan tersebut terjadi pada target Dana Perimbangan, yaitu DAK Non Fisik. Hal ini disebabkan kebijakan Pemerintah menyalurkan DAK Non Fisik ke Daerah dengan memperhitungkan saldo DAK Non Fisik tahun sebelumnya yang masih terdapat di Kas Umum Daerah, sehingga yang akan kita terima adalah selisih antara pagu tahun 2019 dikurangi dengan saldo DAK Non Fisik yang terdapat di Kas Umum Daerah per 31 Desember 2018,” katanya.

Akan tetapi, target Pendapatan Asli Daerah jelas Sekda Agam, mengalami peningkatan sebesar Rp 2.777.915.325,38 dari target semula Rp 117.952.590 .279,- menjadi Rp 120.730.505.604,38 yang bersumber dari peningkatan pajak daerah dan retribusi daerah.

“Sementara target lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah juga mengalami peningkatan dari semula Rp 229.987.910.000 menjadi Rp 241.771.437.061,04 yang bersumber dari peningkatan target bagi hasil pajak provinsi,” jelas Martias Wanto.

Sekda menambahkan, komposisi lain pada Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Agam tahun anggaran 2019 seperti Belanja Daerah mengalami kenaikan hingga 1.567.392.398.503,75. Kemudian, Pembiayaan netto berjumlah Rp 61.958.341.080,33.-
(Def)