Breaking News

Ratusan Mahasiswa Sumbar Unjuk Rasa Terkait dipecatnya Hikma Sanggala dari Kampus IAIN Kendari

                                                                                               10 September 2019


FS.Padang(SUMBAR) - Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Sumbar yang tergabung dalam organisasi Gema Pembebasan Wilayah Sumatera Barat melakukan aksi unjuk rasa terkait dipecatnya Hikma Sanggala selaku mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (10/9) di gedung DPRD Provinsi Sumbar.

Sebagaimana diketahui, Hikma Sanggala diberhentikan sebagai mahasiswa IAIN Kendari karena dituduh berafiliasi dengan aliran sesat dan faham radikalisme yang bertentangan dengan ajaran Islam dan nilai-nilai kebangsaan dan terbukti sebagai anggota dari organisasi terlarang.

Salah seorang koordinator aksi unjuk rasa tersebut mengatakan, diberhentikannya Hikma Sanggala sebagai mahasiswa IAIN Kendari merupakan tindakan yang zalim dan diktator. Karena tuduhan yang dilemparkan kepada mahasiswa berprestasi tersebut merupakan tuduhan sembrono karena tidak jelas organisasi dan keputusan pemerintah yang mana.

"Faham radikalisme yang dituduhkan kepada Hikma Sanggala tidak jelas, apabila mendakwahkan syariat Islam dan Khilafah adalah radikal, maka tuduhan tersebut keliru. Karena kami mahasiswa sudah meneliti dengan jelas bahwa syariat Islam bagi umat Islam adalah harga mati, dan Khilafah adalah bagian dari syariat Islam," ujarnya.


Mahasiswa-mahasiswa tersebut juga menyayangkan pimpinan kampus IAIN Kendari, semestinya selaku pimpinan mereka harus membina dan mengayomi mahasiswanya.

Sementara itu anggota DPRD Sumbar, Firdaus,S.H.I menyambut baik aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa tersebut. Firdaus mengatakan, pihaknya akan mengkaji ulang kasus yang menimpa Hikma Sanggala.

"Kami akan menindak lanjuti kasus ini, dan akan menyurati Kementerian Agama (Kemenag RI) agar kasus ini cepat selesai dan Hikma Sanggala kembali lagi ke kampus sebagai mahasiswa IAIN Kendari," kata Firdaus.(dan)