January 20, 2020

Tips Agar Anak Betah Berhijab



               Oleh : Hawilawati
   (member WCWH & Revowriter)

Fokussumatera.com - Sungguh suasana itu begitu menggemaskan tatkala bunda berpakaian  rapi dengan jilbab, Khimar dan kaos kaki, si sholihah kecilpun sibuk mencari khimarnya. Bahkan mencari-cari kaos kaki sebagaimana bundanya pakai.

Ia tahu bahwa jika bunda rapi berpakaian, itu tanda arti bunda hendak keluar rumah, entah ke pasar, ke rumah tetangga, ke tempat kajian, ya intinya bunda mau keluar rumah. Dan si Sholihah kecil tak mau ketinggalan dengan cekatan memakai Khimar (kerudungnya) sendiri dengan rapi agar bisa ikut bersama bundanya.

Tak jarang tatkala ia bermain, hemm, masih pakai celana pendek namun Kerudung tetap melekat di kepalanya. Intinya kerudung tak boleh tertinggal.

Tempat kajian ibarat rumah keduanya, karena disinilah ia akan menemukan teman sebayanya yang juga imut-imut menggemaskan rapi berpakaian sempurna seorang muslimah kecil.

Gamis anggun yang dikenakannya tak mengurangi  kelincahan geraknya.khimar lucunya tak membuat rasa gerah meresahkan dirinya. 

Tibalah saat kami berpergian dengan menaiki angkot. Kami duduk persis didepan seorang ibu yang tak berhijab. Ibu itu berkata:

"ibu kasihan sekali anaknya kegerahan itu , masih kecil sudah dipakaikan kerudungan"  

Sepontan sholihah kecil berbisik kepadaku " bunda kasihan ya ibu itu, sudah besar tidak pakai kerudung. Mengapa ibu itu tidak berkerudung ya bun?"

Akupun tersenyum melihat respon Sholihah kecil yang begitu kritis terhadap apa yang ia sedang rasakan. Aku tak banyak berbicara hanya menimpalinya berbisik juga "kita doakan saja ya sayang semoga ibu itu segera menutup aurat seperti kita"

Si sholihah kecil mengangguk-angguk terhadap apa yang saya katakan kepadanya.

Ya itulah sekelumit pengalaman hijabnya Sholihah kecil, tentu para bunda juga pernah mengalami hal yang serupa. 

Anak adalah amanah Allah SWT, ia hanyalah titip sang pemilik jiwa yang harus kita jaga, suatu saat amanah ini kan Allah tanya. Apakah dijaga dengan baik dengan tuntunan syariatNya atau tidak. Bagi seorang ibu tentu akan selalu menjaga anak-anaknya dengan tuntunan syariat, tak terkecuali dalam urusan berpakaiannya.

Walau anak-anak belum baligh tidak diwajibkan berpakaian syar'i, namun orangtua harus memperkenalkan dan belajar menggunakan pakaian taqwanya. Perlahan dengan proses  menyenangkan, tanpa paksaan. Agar kelak baligh ia sudah terbiasa, percaya diri penuh pemahaman dan kesadaran untuk berpakaian syar'i.

Anak belajar dari lingkungan yang terdekatnya yaitu dengan melihat apa yang dilakukan ayah bunda dan anggota keluarga lainnya. Pada fase itu anak cepat sekali merekam dan meniru. Sehingga tak heran ibu menjadi role model bagi Sholihah kecilnya.

Disinilah betapa pentingnya pribadi orangtua Sholih, kita ingin putra putrinya Sholih dan Sholihah, maka kitapun harus senantiasa melayakkan diri menjadi teladan terbaik bagi keluarga.

_*Adapun tips agar anak-anak di usia pra baligh betah berhijab, diantaranya :*_

1. Kenalkan terlebih dahulu tentang  aurat dirinya, bahwa aurat harus dijaga atau ditutup. 

2.Katakan bahwa Allah menyukai anak-anak yang mau belajar berpakaian menutup aurat.

3. Pilihkan warna yang ia sukai sehingga ia senang untuk memakainya.

4. Pilihkan jenis kain yang adem hingga ia betah memakainya.

5. Berikan pemahaman bahwa adik adalah perempuan. Pakaian perempuan itu harus berbeda dengan anak laki-laki.

6.Ajaklah dalam komunitas taqwa yang disana banyak ditemui anak perempuan menutup aurat.

Dalam usia ini, menutup aurat belumlah wajib, namun membiasakan berpakaian menutup aurat adalah sesuatu yang baik, agar kelak baligh ia sudah siap menutup aurat sempurna, sebagai bukti ia  ringan untuk taat kepada Allah SWT.

Semoga Bermanfaat

No comments:

Post a Comment



Bofet%2BHP
BOFET HARAPAN PERI JL. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!