January 25, 2020

Wali Nagari Atar, Tanah Datar Keluhkan Jalan Kabupaten Yang Rusak Parah



FS.Tanah Datar(SUMBAR) - Dalam era zaman yang serba maju dan canggih seperti sekarang ini, yang sering disebut oleh generasi milenial sebagai zaman "Now" sangat diperlukan faktor-faktor penunjang yang baik.

Salah satunya adalah masalah transportasi dimana volume kendaraan saat ini terus meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat. Hampir setiap warga masyarakat mempunyai kendaraan sendiri, minimal sepeda motor, karena semua jenis kendaraan itu dapat menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari. Ada yang dipakai buat transportasi ke tempat kerja, transportasi untuk membawa segala macam dagangan hasil pertanian dan masih banyak keperluan lain.

Hal tersebut tentunya sangat memerlukan aspek-aspek keselamatan dalam menggunakan jalan raya sebagai sarana transportasi.

Kondisi jalan yang baik dan nyaman bagi pengguna jalan banyak dipertanyakan hampir di setiap acara Musrenbang Nagari, oleh masyarakat maupun tokoh-tokoh pemangku jabatan di Nagari. Namun jawabannya selalu sama.

Hampir semua pihak baik Tim dari Kabupaten maupun Anggota Dewan yang hadir mengatakan bahwasanya anggaran tidak mencukupi, jadi perlu memilah-milah program kegiatan mana yang perlu dikerjakan terlebih dahulu. Padahal masalah jalan ini bukan masalah yang sepele. Kondisi jalan raya yang buruk dan banyak berlubang sudah sering sekali memakan korban. Tak sedikit lakalantas yang terjadi akibat dari kondisi jalan yang rusak parah.

Hal tersebut disampaikan Halyu Pardi yang tidak lain adalah Wali Nagari Atar, Kecamatan Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat saat dikonfirmasi fokussumatera.com di ruang kerjanya, Jum'at 24 Januari 2020 kemaren.

Halyu Pardi sangat menyayangkan kondisi jalan raya Kabupaten yang ada di Tanah Datar yang rusak parah. Ia pun sangat menyayangkan jawaban dari pihak-pihak terkait yang selalu mengatakan anggaran tidak cukup. Menurut Halyu Pardi seharusnya Pemerintah menganggarkan dana untuk pemeliharaan jalan setiap tahunnya, karena jalan raya merupakan akses utama transportasi keluar masuk suatu daerah. Apalagi jalan raya Kabupaten dan Jalan Raya Provinsi.

"Kami pihak Nagari sudah memberi tahu keadaan jalan Kabupaten dan juga telah membuat laporan serta proposal. Tapi sampai saat ini masih belum juga terealisasi," ujar Halyu Pardi.

"Sementara di nagari-nagari banyak sekali jalan Kabupaten yang rusak dan beresiko fatal buat pengguna jalan maupun masyarakat kami" tambahnya.

Keteràngan tersebut dibuktikan oleh Tim fokussumatera.com dengan mengelilingi Nagari Atar, memang banyak sekali ditemukan lobang-lobang di badan jalan bahkan sebagian aspal sudah ditutupi tanah dan pasir.

Pemerintah Nagari dan masyarakat tentunya berharap kedepannya Pemerintah dapat lebih memperhatikan kondisi jalan raya yang ada, dan bisa menganggarkan dana untuk pemeliharaan jalan dalam setiap program pembangunan, sehingga masyarakat pengguna jalan merasa nyaman dan akses keluar masuk ke suatu daerah menjadi lancar.(Z.Z.Dt.Malako)

No comments:

Post a Comment



Bofet%2BHP
BOFET HARAPAN PERI JL. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!