February 26, 2020

Anton Yondra, SE : ‘SiLPA adalah PR yang Perlu Diperhatikan ‘



FS.Tanah Datar(SUMBAR) - Ketika Anggaran Belanja dan Pembangunan telah mengucur ke Desa-Desa/Nagari-Nagari kemudian digunakan untuk pembiayaan pembangunan dan kemudian dilaporkan, acap kali ditemui permasalahan terjadinya sisa anggaran atau yang dikenal dengan SiLPA  (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran). Namun terkadang pihak Pemerintah Desa/Nagari harus berfikir untuk menyelesaikan permasalahan SiLPA ini yang sering di klaim daerah sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Padahal mengenai bagaimana menggunakan SiLPA ini, telah ada aturan mainnya dalam  Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri)  No. 13 Tahun 2006. Dalam Peraturan tersebut dinyatakan  dengan jelas dalam Pasal 137 bahwa Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya merupakan penerimaan pembiayaan yang digunakan untuk menutupi defisit anggaran apabila realisasi pendapatan lebih kecil daripada realisasi belanja, mendanai pelaksanaan kegiatan lanjutan atas beban belanja langsung dan mendanai kewajiban lainnya yang sampai dengan akhir tahun anggaran belum diselesaikan. 

Sementara dilain sisi terkadang ada program pembangunan yang tidak disetujui dalam musrenbang dan tidak termasuk dalam usulan program, padahal program tersebut dibutuhkan oleh masyarakat, dan seharusnya SiLPA bisa membiayai program tersebut.

Hal itu disampaikan Anton Yondra, SE dalam acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Sungayang, Selasa, 25 Februari 2020.

Anton yondra menyampaikan bahwa Dana BKBK untuk Lima Nagari di Kecamatan Sungayang sebesar 2.5 milyar terpaksa SiLPA. Sementara ada kegiatan pembanguan yang lain yang membutuhkan sentuhan dana tersebut.

‘’Untuk tahun 2020 sebanyak 122 milyar Anggaran. Hampir 2/3 kegiatan dipangkas. Hal yang bersifat rutin ditunda dan berlaku hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (0PD)  termasuk DPRD’’ Kata Anton.

‘’Tahun ini adalah pilkada hampir 50 milyar.,Porprov 60 milyar BPJS 5 milyar. Ada beban yang membengkak tahun ini 70 milyar’’ Tambah Anton.

Ada kegiatan rutin program kecamatan atau program nagari yang berhasil dilaksanakan dan ada juga yang terabaikan. Misalnya usulan dari sekolah atau perbaikan sekolah sering terabaikan. Karena banyaknya program yang dilakukan sering terlupakan usulan dari sekolah. 

‘’Maka di musrenbang inilah fokus untuk memasukkan program pendidikan dan mohon ditambahkan dan dimasukkan melalui Musrenbang kecamatan. Dana BKBK hanya untuk nagari dan banyak yang jadi SiLPA. Untuk itu SiLPA itu adalah menjadi PR yang harus diperhatikan sejak tahun 2016 lalu, karena Dana BKBK tak bisa dialihkan’’ terang Anton.

Anton juga menyinggung masalah  belum selesainya Daftar Penyusunan Anggaran (DPA)  dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

‘’Kalau ini belum selesai maka proses pmbangunan akan terlambat. Untuk itu Pemerintah diharapkan  segera untuk menyelesaikan DPA’’ ujar Anton

Diakhir penyampaiannya Anton juga menyampaikan bahwa ruas jalan yang ada di Nagari sebaiknya menjadi kewenagan Nagari dan ada penamaan yang jelas agar pengganggarannya juga jelas di DPRD. 

‘’Kami akan selalu komit memperjuangkan apa yang jadi prioritas bagi Kecamatan Sungayang’’ tutupnya.

Sementara Nofendril, Ketua Tim Musrenbang Kabupaten menegaskan agar mengutamakan mana program yang diprioritaskan dalam perencanaan pembangunan agar juga jadi prioritas bagi Kabupaten. Setelah itu prioritas-prioritas yang belum terealisasi, agar dapat diajukan kembali. 

‘’Tahun kemaren gagal, tahun sekarang masukkan lagi dan kalau masih gagal tahun depan ajukan lagi’’ kata Nofendril.

Hadir dalam acara Musrenbang Tim Kabupaten beserta rombongan; Camat Sungayang Yetriwel beserta Forkopinca Sungayang; Wali Nagari se-Kecamatan Sungayang; Anggote DPRD Kabupaten Tanah Datar Anton yondra, SE ,Sulva Hutri, Beni Apero, Aswar Bain dan Nurhamdi  Zahari; Tokoh Masyarakat; Bundo Kanduang;  Tokoh Pemuda serta undangan lainnya.

Acara diakhiri denga sesi tanya jawab serta dialog dengan masyarakat  yang dipandu langsung oleh Camat Sungayang Yetriwel  dan dilanjutkan dengan makan durian Sungayang yang sangat terkenal. (Z.Z.Dt.Malako)

No comments:

Post a Comment



Bofet%2BHP
BOFET HARAPAN PERI JL. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!