Breaking News

Connect With us

February 19, 2020

Kades Kubang Tangah, Rice : Festival Durian Adalah Upaya Untuk Promosikan Durian Kubang



FS.Sawahlunto(SUMBAR) - Desa Kubang Tangah, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat terkenal sebagai penghasil buah berduri yang manis dan digemari oleh sebagian besar masyarakat baik tua maupun muda, bahkan anak-anak, yaitu Durian Kubang.

Melalui Festifal Durian Kubang yang digelar Sabtu lalu, 15 Februari 2020  adalah salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Sawahlunto untuk memperkenalkan Durian   Kubang kepada masyarakat luas.

Keterangan tersebut disampaikan oleh Rice yang merupakan Kepala Desa Kubang Tangah kepada fokussumatera.com yang datang menyambangi Kantor Desa Kubang Tengah, Selasa siang , 18 Februari 2020.

Rice menjelaskan "tujuan diadakannya Festival Durian kemaren adalah untuk mempromosikan durian dari Kubang, yang diikuti 3 Desa di perbukitan Kubang. Selain itu juga untuk meningkatkan nilai ekonomis dari durian itu sendiri" kata Rice.

Lebih lanjut Rice mengatakan melalui Festival tersebut Pemko mengajak masyarakat untuk kembali membudidayakan durian.

"Dalam festival tersebut sama sekali tidak ada unsur politik atau niatan lainnya, tetapi kenapa hanya 3 desa Kubang saja, disebabkan karena keterbatasan anggaran dan waktu yang mepet baik waktu persiapan maupun waktu durian yang sudah mulai habis alias buah ujung" tambahnya menjelaskan.

Sementara Ketua Karang Taruna Kubang Tangah, Pendri  mengatakan, "Festival yang dilakukan adalah awal permulaan yang rencana kedepannya akan diadakan festival yang lebih besar lagi dibanding dengan yang sekarang dan akan melibatkan 3 desa lagi di luar Kubang, sehingga tujuan dan maksud festival bisa lebih tercapai" tutur Pendri.

Di lokasi lain masyarakat Kubang Tangah Dusun Sionsek juga menuturkan kekecewaannya, "walau dalam festival ada masyarakat yang mendapat juara 3 dalam festival, namun kalau mau tahu  durian di desa Kubang Tangah ini, termasuk durian yang bagus baik kualitas maupun kuantitas dari durian  lainnya, tapi kami menyayangkan karena durian yang ikut kontes tidak semua murni durian yang dibawa langsung oleh petani durian, tapi sebagian dibeli di lapak atau pengepul durian" ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Safrial, mantan Kepala Desa Kubang Tangah juga menyayangkan acara festival durian yang tidak mengikutsertakan durian-durian dari desa se-Kota Sawahlunto, karena dengan demikian tidak bisa membedakan durian yang bagus dan nikmat, sehingga harga durian di petani tidak bisa juga terangkat.

"Padahal untuk acara festival durian ini seharusnya bisa mengangkat harga jual di tingkat petani, agar pada musim durian di Kubang bisa mendapatkan harga yang sesuai.Dengan nikmat dan bagusnya isi durian yang mereka miliki  tentu akan meningkatkan ekonomi masyarakat juga" kata Safrial.(Z.Z.Dt.Malako)

No comments:

Post a Comment

About Me



Bofet%2BHP
BOFET HARAPAN PERI JL. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!