March 27, 2020

Akibat Covid-19, Tidak Hanya Aktivitas Pelajar dan Masyarakat yang Dibatasi, Pilwana 2020 Pun Ditunda


FS.Tanah Datar(SUMBAR)-Ancaman Corona Virus Disease (Covid 19) telah melanda berbagai sektor di Pemerintahan Tanah Datar, tidak hanya penutupan objek wisata, pembatasan layanan publik, pembatasan pelaksanaan pesta pernikahan, aktivitas belajar tetapi  sampai pengunduran rencana Pemilihan Walinagari (Pilwana) serentak yang direncanakan 24 Juni 2020 mendatang.

Hal ini terungkap saat rapat koordinasi yang dipimpin Asisten Administrasi Umum Helfy Rahmy Harun didampingi Kadis Kominfo Abrar, Kalaksa BPBD Thamrin bersama Camat se Kabupaten Tanah Datar, Rabu (25/03/2020) kemaren di Posko Penanganan Covid 19 di Pagaruyung.

Lebih lanjut Rahmi menyampaikan, pengunduran pelaksanaan pilwana serentak berdasarkan keputusan Kemendagri RI dan Gubernur Sumatera Barat. “Sedianya berdasarkan Perbup Tanah Datar Nomor 4 Tahun 2020, Pilawana serentak 21 dari 75 Nagari akan digelar 24 Juni mendatang, namun karena Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid 19 ini, maka kegiatan itu terpaksa ditunda dalam waktu yang belum ditentukan,” ujarnya.

Namun, tambah Rahmy, masyarakat tidak usah risau terhadap pelaksanaan birokrasi di nagari yang sedianya akan melaksanakan Pilwana, karena. ada Penjabat sementara (Pj.). 


“Untuk urusan birokrasi, masyarakat tidak usah risau, karena semenjak masa Walinagari berakhir beberapa waktu lalu, Pemda sudah menunjuk dan menetapkan Pj dari PNS di Tanah Datar dengan masa bakti sampai wali nagari defenitif terpilih melalui Pilwana,” tambah Rahmi.

Dalam rapat itu juga dibahas tentang bagaimana persiapan dalam menghadapi gelaran MTQ N tingkat Kabupaten Tanah Datar. “Pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten yang direncanakan bulan Juni mendatang dengan tuan rumah Kecamatan Tanjung Emas sampai saat ini belum ada keputusan untuk diundur, ini dikarenakan juga karena jadwal MTQ N Tingkat Provinsi di Kota Padang Panjang tidak terjadi pengunduran jadwal,” sampai Kabag Kesra Afrizon.

Namun tentunya, harap Afrizon, sesuai maklumat Kapolri yang membatasi pelaksanaan keramaian harus menjadi pertimbangan. “Saat ini kita dalam posisi sulit, karena MTQ N Tingkat Provinsi harus dipersiapkan melalui MTQ N Kecamatan sebagai wadah penyaringan kafilah tentu harus dipersiapkan sebaik mungkin sehingga prestasi kita sebagai juara umum bisa kita pertahankan. Tentunya kita akan melihat perkembangan selanjutnya seraya terus berdoa dan berupaya wabah ini segera berakhir,” ujarnya. (Z.Z/hms)

No comments:

Post a Comment

SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!