March 27, 2020

Dandim 0307/Tanah Datar Pimpin Apel Pagi di Posko Penanggulangan Covid - 19

FS.Tanah Datar(SUMBAR)-Pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) merupakan gerakan bersama. Oleh karena itu  dibutuhkan keterpaduan, keterlibatan dan dukungan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah harus bersinergi bersama masyarakat dengan penuh kesadaran dalam upaya mencegah dan memutuskan mata rantai  Virus yang mudah menyebar dari manusia ke manusia ini, karena Virus ini  tidak akan bisa dilawan jika hanya mengandalkan Pemerintah semata.

Hal tersebut  ditegaskan Dandim 0307/Tanah Datar, Letkol Inf Edi S Harahap  pada saat memimpin Apel Pagi di Posko Penanggulangan Covid-19, Kamis (26/03/20) kemaren. Apel dihadiri Ketua Gugus Tugas Irwandi bersama anggota Gugus Tugas lainnya.

Lebih lanjut Dandim mengatakan Covid-19 tidak boleh disepelekan ataupun dianggap remeh. “Mari kita bersama-sama mematuhi himbauan Pemerintah agar mata rantai penyebarannya bisa diputus dengan proteksi diri, sosial distancing dan menjaga kesehatan dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat  (PHBS),” ucap Dandim lagi.

Dandim  Edi S. Harahap juga ingatkan seluruh petugas agar bisa menjaga kesehatan dan kesalamatan diri. “Saat ini diketahui Alat Pelindung Diri (APD) masih juga langka, namun demikian para petugas baik tenaga kesehatan maupun petugas penyemprotan desinfektan tetap menjaga kesehatan dan keselamatan diri,” pesannya.

Senada dengan itu Wabup Zuldafri Darma saat memimpin rapat dengan mengundang Perbankan dan Pelaku Usaha, mengajak peran serta dan dukungan seluruh elemen masyarakat untuk mengatasi penyebaran Covid-19 di Tanah Datar.


“Gugus Tugas dari unsur pemerintah daerah, TNI dan Polri sudah dibentuk dan sudah bekerja termasuk sub gugus tugas di kecamatan, namun kemampuan dan kekuatan pemerintah saja tidak akan mampu menjangkau seluruh lini masyarakat, sangat dibutuhkan dukungan dan partisipasi pelaku usaha dan masyarakat mencegah penyebaran Covid-19 yang semakin mengkhawatirkan ini.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh petugas yang sudah mengabdikan diri di garda terdepan mengatasi Covid-19, mudah-mudahan senantiasa dalam lindungan-Nya menjalankan pengabadian.

Terkait jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang cukup tinggi di Tanah Datar, Wabup Zuldafri mengatakan ini bukti ada kesadaran masyarakat yang baru pulang bepergian dari luar daerah memeriksakan diri ke puskesmas dan kinerja dari tenaga kesehatan.

“Semakin membahayakan jika masyarakat enggan memeriksakan dirinya dan jika sudah dinyatakan ODP karena ada gejala demam atau lainnya kiranya patuh dengan lebih banyak di rumah dan terus melaporkan kondisi kesehatan ke puskesmas,” sampainya.

“Mari kita tumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab, dengan kebersamaanlah Covid-19 bisa dicegah,” ucapnya.

Ketua Posko Gugus Tugas Thamrin menyebutkan tim akan kembali turun untuk edukasi dan penyemprotan desinfektan. “Penyemprotan desinfektan akan terus dilaksanakan hingga 20 hari ke depan, hari ini sasarannya kembali di perkantoran bupati, masjid Nurul Amin dan Istano Basa Pagaruyung dan kepada masyarakat juga diminta melakukan hal yang sama, penyemprotan secara mandiri karena bahan bakunya sederhana,” ulas Thamrin.

Lebih lanjut Thamrin menyebutkan edukasi terus dilanjutkan kepada pedagang-pedagang agar senantiasa menjaga kebersihan dan waspada Covid-19. “Sasaran petugas kesehatan dan tim kominfo hari ini adalah pasar Batusangkar, pasar Barulak Batipuh dan Pasar Balai Tangah Lintau Buo Utara.

Usai apel, posko penanggulangan Covid-19 menerima bantuan 2.000 liter desinfektan dari salah satu partai politik. Bantuan diserahkan Nurhamdi Zahari kepada Gugus Tugas melalui Dandim 0307/TD Letkol. Inf Edi S Harahap disaksikan Sekda Irwandi dan Kalaksa BPBD Thamrin serta Kepala Kesbangpol Irwan.

Sementara dari data posko, diperoleh jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) 116 orang, Pasien dalam Pengawsan (PDP) 4 orang, positif nihil dan meninggal nihil. (Z.Z/hms)

No comments:

Post a Comment

SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!