March 26, 2020

Ditinggal Sholat Magrib, Rumah Semi Permanen di Pasbar Ludes Terbakar


FS.Pasaman Barat(SUMBAR)-Ditinggal Sholat Maghrib, sebuah rumah semi permanen ludes dilalap sijago merah di Bukik Nilam, Kenagarian Aua Kuniang, Pasaman Barat, Sumbar, Rabu (25/03) sekira pukul 18.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran tersebut diduga akibat konsleting arus pendek pada saat penghuni rumah 'Fajar' (27) milik bapak Mudahar itu pergi ke Masjid untuk sholat Maghrib.

"Ketika sepulang dari masjid, saya melihat kobaran api dari arah rumah. Ketika sampai di dirumah , kobaran api sudah menyala dari bagian atap rumah," ungkap Fajar.

Fajar menambahkan, kobaran api tak dapat dipadamkan sampai mobil pemadam kebakaran datang. Hingga akhirnya rumah yang disewa Fajar itu sudah rata dengan tanah dan Pemadam Kebakaran hanya menyemprotkan air ke puing sisa kebakaran guna memastikan tidak menimbulkan percikan api lagi.


"Tidak ada yang bisa diselamatkan, hanya pakaian dibadan saya yang tersisa. Semua perabot rumah tangga satu set Mesin penggiling cabe, dan mesin penggiling tebu ikut ludes terbakar. Namun syukurlah tak ada korban jiwa atas peristiwa ini. Istri dan anak - anak saya selamat," kata Fajar.

Korban mengaku baru seminggu tinggal dirumah itu dan baru ingin mengembangkan usaha di daerah Bukik Nilam tersebut. Namun musibah kebakaran menimpanya.

"Untuk sementara waktu terpaksa saya beserta istri dan tiga anak saya yang masih Balita numpang dulu tempat saudara," sambung Fajar.

Fajar menerangkan, beberapa hari sebelum kebakaran, ia memasang bola lampu, karena lampu sebelumnya redup. Lalu dipasang yang terang, saat pemasangan di tes, nyala semalam. Keesokannya saat menghidupkan lampu teras depan rumah, namun tidak hidup. Lalu diganti bola lampu yang baru dan menyala.

"Sekitar jam 5 sore tadi, saya menghidupkan lampu teras. Lalu saya pergi ke Masjid untuk melaksanakan sholat Maghrib. Sepulang dari Masjid saya melihat api sudah berkobar," katanya.

Sementara itu Wali Nagari Aua Kuniang, Dasmon, S. Ap saat dimintai keterangan mengatakan agar keluarga korban sabar dan tawakkal atas musibah yang menimpa Fajar dan keluarga. Dan atas musibah yang menimpa Fajar, kerugian ditaksir sekitar Rp 70 juta.(mukhlis)

No comments:

Post a Comment

SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!