March 31, 2020

Masyarakat Pasbar Bangun Bilik Disinfeksi Secara Swadaya


FS.Pasaman Barat(SUMBAR)-Kepedulian terhadap pencegahan dan antisipasi dari Covid-19 serta untuk meminimalisir berkembangnya wabah tersebut di tengah - tengah masyarakat Pasbar, beberapa waktu yang lalu, minggu (29/03/2020) hingga kini Masyarakat Waspada & Peduli di bawah binaan tokoh muda yang tak mau disebut namanya, telah berhasil berinisiatif membuat prototipe Bilik Disinfeksi secara swadaya.

Menurutnya, pembuatan Bilik Disinfeksi ini datang dari rasa khawatir akan penyebaran virus Corona khususnya di Kabupaten Pasaman Barat. Ternyata keberhasilan mereka dalam membuat bilik tersebut kini mendapat respon beragam dari berbagai khalayak. 

Menyikapi permasalahan sulitnya mendapatkan bahan baku bahan disinfektan dalam menghadapi Covid-19 ini, tim relawan yang dipimpin oleh Ketua TP PKK Pasbar, Sifrowati Yulianto memunculkan ide dan kreatifitas pembuatan anti septik secara alami, yang bahan-bahannya diambil dari tanaman serai wangi dan daun sirih merah yang proses pembuatannya telah dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan pada Selasa (31/3/2020).

Langkah ini juga bisa menjadi jawaban akan banyaknya pro kontra penggunaan pengisian cairan disinfektan memakai bahan kimia yang diasumsikan dapat membahayakan pemakainya, seperti dapat menimbulkan iritasi kulit seperti kemerahan, gatal dan mungkin terkelupas, sedangkan ke paru-paru bisa juga mengakibatkan batuk dan sesak nafas.

Sebagai jawaban hal tersebutlah, maka inovasi alat Bilik Disinfeksi dapat dikolaborasikan dengan cairan antiseptik alami buatan relawan peduli sesama tersebut, 

Dengan adanya inovasi cairan alami tersebut dapat dipergunakan sebagai cairan cuci tangan serta cairan untuk alat Bilik Disinfeksi yang sudah diluncurkan prototipe nya beberapa waktu yang lalu.


"Jadi apa yang selama ini diragukan tentang penggunaan antiseptik serta alat Bilik Disinfeksi rasanya akan terjawab, yakni penggunaan Bilik Disinfeksi tersebut dapat diadopsi pembuatannya dengan catatan menggunakan cairan alami tersebut dan akan bermanfaat untuk masyarakat dalam mengantisipasi wabah Corona ini, semoga tidak akan ada lagi pro kontra di tengah masyarakat, kita semua pasti satu tujuan demi memerangi wabah Covid-19" ujar 
tokoh muda pelopor pembuat bilik disinfektan yang tak mau disebut namanya.

Sementara itu ditempat terpisah, Ketua TP. PKK Pasbar, Ny. Sifrowati Yulianto, mengatakan inilah bukti bahwa kita memiliki jiwa kepedulian sesama, hingga dengan berbagai upaya secara mandiri dalam mencegah penyebaran virus corona, akhirnya kita mendapatkan formula khusus untuk memproduksi cairan anti septik mandiri dengan bahan alami. 

Menurutnya langkah ini diambil mengingat cairan anti septik yang dijual di pasaran selain susah didapat ternyata harganya juga mahal.
Ditambahkanya bahwa Cairan antiseptik yang dibuat itu fungsi nya untuk pengganti cuci tangan dan tidak untuk yang lain , itu pun kalau kita tidak sempat untuk cuci tangan yang bersih .

Seandainya ada keinginan untuk digunakan cairan ini ke bilik disinfectant, bermanfaat atau tidak, untuk lebih jelas nya konsultasi kan terlebih dahulu ke dinas kesehatan, karena merekalah yang lebih tahu dan paham akan hal ini.

"sedangkan kita membuat cairan ini adalah karena cairan anti septik sudah langka dan mahal sehingga banyak masyarakat mengeluh tidak mampu membeli bahan anti septik tersebut, maka dari itu muncul ide kreatif relawan bagaimana cara pembuatan anti septik dari bahan alami, apa lagi setelah dipelajari bahan itu semua ada di sekitaran kita," terang Sifrowati.

No comments:

Post a Comment



Bofet%2BHP
BOFET HARAPAN PERI JL. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!