March 27, 2020

Resah Tak Punya Bukti Laporan Kasus BUMDES KMB, Warga Kumbayau Temui Walikota Sawahlunto


FS.Sawahlunto(SUMBAR)-Kelanjutan permasalahan yang dirasakan masyarakat Desa Kumbayau dan sekitarnya terkait dugaan kecurangan pada Badan Usaha Milik Desa Kumbayau Maju Bersama (BUMDES KMB) belum juga berakhir. Bahkan setelah  resmi diserahkan kepada pihak penyidik Reskrim Polres Sawahlunto, Senin 24 Maret 2020 lalu, masyarakat dan tokoh Desa Kumbayau masih merasa resah karena mereka tidak mempunyai pegangan berupa Bukti Laporan.


Hal tersebut  disampaikan pada pertemuan dengan Walikota Sawahlunto di ruangan kerja Pimpinan Tertinggi Pemerintah Kota Sawahlunto  Deri Asta,SH, Kamis,26 Maret 2020.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Zulfitri selaku Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) Kumbayau, Ketua LPM Yundrizal, Ketua Karang Taruna dan Pemuda Desa Kumbayau Herman, Menejer unit Bank Desa Resma Yunita, serta Tokoh Masyarakat Desa Kumbayau diantaranya  Nanu, Buyung Bakar, Satar. Ketujuh tokoh dari Desa Kumbayau diterima langsung Walikota Deri Asta, SH  dengan penuh keakraban. 

Pada kesempatan tersebut Deri Asta  mempertanyakan masalah BUMDES KMB  dan kemana semua uang tabungan masyarakat perginya. Dengan gamblang Manejer Unit Bank Desa, Resma Yunita menjelaskan semua pertanyaan tentang BUMDES. Semua diceritakan termasuk keadaan kas BUMDES yang kosong melompong.

Resma menjelaskan bahwa BUMDES harus bayar uang masyarakat yang investasi tahap 3 dan 4. Sedangkan masyarakat yang menabung juga sudah pada mau menarik uang mereka termasuk tabungan anak-anak sekolah, tapi BUMDES tak bisa bayar sepeserpun karna memang tak punya uang lagi. Resma juga telah membeberkan kemana semua uang itu perginya. 

Sementara Ketua BPD Zulfitri mengatakan bahwa rombongan juga meminta bantuan Walikota untuk mendorong percepatan proses di Polres karna masalah ini sudah dilaporkan dan tidak diberi Bukti Laporan.


‘’Kami memohon kepada Bapak Walikota kiranya berkenan membantu percepatan Proses Laporan Indikasi Kecurangan BUMDES ini di Polres, karena sampai saat ini kami belum mendapatkan Bukti Laporan’’ jelas Pak Cut kepada fokussumatera.com mengulangi apa yang telah dibicarakan dengan Pimpinan Daerah.

Sedangkan Deri Asta, SH selaku Walikota akan berusaha membantu menyelesaikan permasalahan yang menimpa masyarakat Desa Kumbayau dan sekitarnya.

‘’Deri Asta juga menyarankan untuk meminta minimal masing-masing dua orang dari penabung dan masyarakat investasi untuk ikut melaporkan masalah kerugian mereka, sehingga indikasi penggelapan uang nasabah BUMDES KMB ini bisa secepatnya terselesaikan di tingkat Penegak Hukum ‘' kata Deri Asta yang dijelaskan kembali oleh Resma.

Menurut Ketua BPD Desa Kumbayau, Walikota  juga merasa heran tentang tidak adanya Bukti Laporan. ‘’Kenapa kok tidak diberikan Bukti Pelaporan oleh pihak berwajib, apa ada sesuatu yang belum bisa dipenuhi unsurnya, coba saya tanya nanti’’ kata Deri kepada  tamu dari Desa Kumbayau yang diulangi oleh Ketua BPD Zulfitri.

‘’Walikota juga akan secepatnya mengakomodir permasalahan ini dengan para bawahannya dan akan segera memanggil Pak Desa Kumbayau selaku Komisaris BUMDES KMB’’ tambah Herman kepada fokussumatera.com.

Tokoh Masyarakat bersama warga Kumbayau berharap dengan adanya bantuan dari Walikota Sawahlunto, permasalahan BUMDES KMB ini segera dapat diselesaikan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, sehingga masyarakat yang merasa dirugikan dapat segera mendapatkan keadilan dan meperoleh haknya kembali. (Z.Z.Dt.Malako)

No comments:

Post a Comment

SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!