May 4, 2020

Bupati Pessel Ingatkan Jangan Lupakan Anak Yatim di Tengah Pandemi Covid-19

                                                                                                                                              04 Mei 2020

FS.Pessel(SUMBAR)-Dari 150 Ribu Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Pesisir Selatan, hampir separohnya akan menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) baik dari APBN, APBD maupun BLT Dana Nagari/Dana Desa dalam masa pandemi Covid-19 ini.

Akan tetapi, saat rapat evaluasi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tingkat Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (04/05), Bupati Hendrajoni juga menanyakan nasib anak yatim di daerah ini.

"Kita berharap anak-anak yatim di masa Pandemi Covid-19 juga mendapat perhatian, jangan lupakan mereka. Sementara kini masjid dan mushalla  yang biasanya mengumpulkan infak dan sedeqah untuk anak yatim tidak melaksanakan salat berjemaah tarwih, karena PSBB," ujarnya.

Bupati mengatakan, selama ini anak-anak yatim yang ada dibantu oleh masjid/mushalla dengan dana infak sedekah jemaah saat pelaksanaan inadah salat tarwih. Oleh karena itu sangat dibutuhkan kepedulian bersama.

Selanjutnya, diminta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk menelusuri apakah anak yatim tersebut masuk dalam data penerima BLT atau tidak.

Jika anak yatim tidak masuk dalam daftar penerima BLT, maka menurut Hendrajoni, semua pihak hendaknya bertanggungjawab membantu anak yatim tersebut. "Apakah dengan dana pribadi atau sumber lain yang memungkinkan," katanya.

Rapat evaluasi PSBB dilakukan, karena PSBB akan berakhir besok. Rapat juga menghimpun kendala-kendala yang dihadapi, terutama di Kecamatan Koto XI Tarusan, sebagai daerah zona khusus.

Diminta kepada Gugus Tugas agar terus memaksimalkan tugas dan fungsi percepatan penanganan Covid-19 dengan melibatkan seluruh elemen yang ada. Dengan demikian diharapkan daerah ini bisa segera terbebas dari Covid-19.

Sementara itu disebutkan, dari 16 pasien positif terinfeksi Covid-19, sebanyak 7 pasien telah dinyatakan sehat dan 9 lainnya hingga kini masih dirawat. Kemudian ada sebanyak 7 nagari di Kecamatan Koto XI Tarusan yang menjadi asal domisili pasien positif Covid-19, dari 23 nagari yang ada. (rls/al)

No comments:

Post a Comment

SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!