Sungai Ogan Meluap, 50 Rumah dan 1 Mushalla Terendam Banjir - Fokussumatera

Sungai Ogan Meluap, 50 Rumah dan 1 Mushalla Terendam Banjir

Share This

FS.OKU(SUMSEL)-Aliran Sepanjang sungai Ogan Meluap Dari pagi Hingga sore hari ini. Untuk kali ini meluapnya air Sungai Ogan tidak seperti biasanya.

Meluapnya sungai Ogan kali ini cukup tinggi mengakibatkan beberapa daerah di dalam Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel) mengalami banjir.

Tingginya debit sungai Ogan karena mendapat kiriman dari air sungai Lengkayap yang meluap pada Jum'at pagi Setelah diguyur hujan deras pada Kamis malam kemaren.

Dari pantauan fokussumatera.com dilapangan, Jum'at (12/6), air sungai yang meluap mengakibatkan banjir diberapa desa dan kelurahan Kabupaten OKU, salah satunya di Gang Damai (lrg Pontas) RT 25/ RW 07 Kelurahan Baturaja Lama Kecamatan Baturaja Timur, Lebih 50 Rumah dan 1 Musholla terendam air yang keruh dan berbau setinggi dada orang dewasa.

Salim (72) salah satu warga RT 25 mengatakan air mulai naik pada pagi hari tapi lebih tinggi lagi pada siang ini pkl. 14.00 wib, ia mengatakan banjir kali ini lebih besar dari sebelumnya, dulu pernah tapi berapa puluhan tahun yang lalu.


“Tidak pernah ya, tapi puluhan tahun lalu memang pernah air naik sampai membanjiri jalan di depan di Rumah saya,” ucapnya kepada pewarta, Sabtu (12/06/2020).

Menurut Salim, banjir yang terjadi di RT 25 ini karena debit air sungai Ogan masuk melalui mulut Gorong Gorong yang berada di bibir sungai Ogan tepatnya di samping Asrama tentara pasar tugu jln dr Sutomo.

Wawan (35) Salah seorang Warga yang sama yang Rumah nya hampir 3 jari lagi dimasuki air mengaku dirinya sangat kuatir dengan tingginya debit air yang hendak menggenang rumahnya, karena air seperti nya terus naik.

"kuatir aku lah hampir 3 jari lagi rumah ku masuk air, seperti nya ini terus naik, "kata Wawan.

Wawan membenarkan kalau air yang membanjiri rumah tetangga nya berasal dari sungai Ogan masuk melalui Gorong Gorong, ia menambahkan kalau Gorong Gorong yang ada sekarang terlalu kecil dan buntu (tersumbat) karena Sampah.

" Gorong Gorong itu terlalu kecil dan banyak nya warga tidak perdulian dengan kebersihan dengan membuang sampah di dalam Gorong Gorong tersebut. "Tamba Wawan.

Wawan mengharapkan semoga dengan kejadian ini warga lebih paham kebersihan dan pihak pemerintah memikirkan untuk menampung sampah warga dengan menyediakan alat pengakutnya dan membikin gorong gorong itu lebih lebar atau dibuatkan Bis beton. "harapnya.

Besarnya debit sungai Ogan terlihat dibeberapa tempat menjadi tontonan masyarakat Baturaja.
(Hermanto)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

.