August 24, 2020

Wabup Zuldafri Darma Buka Acara Mancing Mania di Nagari Atar, Tanah Datar


FS.Tanah Datar(SUMBAR)-Pemerintah Nagari Atar, Kecamatan Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar menggelar Perlombaan Memancing  Mania . Menurut keterangan Humas Tanah Datard dalam rilisnya hari ini, di hari pertama antusias peserta Mancing Mania cukup tinggi. Sekitar 30 orang pecandu mancing berlomba mendapatkan ikan terbanyak di Sungai Larangan, Sabtu (22/8/2020).

Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma, SH menyampaikan apresiasi  pada saat menghadiri pembukaam secara resmi acara Mancing Mania ini.Lomba Maning Mania ini tetap dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Di kegiatan ini pemancing mania tentu merasakan sensasi unik saat memancing, secara tidak langsung memberikan energi positif kepada diri sendiri sehingga menguatkan sistim kekebalan tubuh guna melawan segala penyakit di tengah pandemi covid-19 yang sedang dihadapi saat ini” ujar Wabup Zuldafri didampingi ketua Iwatar Nusantara H. Yusparman.

Menambah kemeriahan acara itu, Wabup Zuldafri pun ikut berkontribusi dengan memberikan hadiah bagi pemancing yang mendapatkan ikan dengan tanda khusus.

“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi bagi kita semua, patuhi terus protokol kesehatan dan selamat memancing, ”ujar Wabup Zuldafri.

Sementara itu,  Wali Nagari Atar Halyu Pardi mengatakan pemancingan Sungai Larangan akan menjadi agenda rutin di setiap tahunnya sehingga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, salah satunya peningkatan ekonomi bagi yang berjualan di sekitar lokasi pemancingan.

“Alhamdulillah beberapa tahun terakhir ini, ikan di sungai larangan dijaga dan dibesarkan dengan melibatkan masyarakat sekitar, ikannya pun beragam, mudah-mudahan dapat dinikmati oleh para pemancing mania,” ujar Halyu Pardi.

Terkait penerapan protokol kesehatan, Wali Nagari Halyu Pardi mengatakan beberapa petugas ditempatkan di beberapa lokasi termasuk akses sebelum memasuki lokasi pemancingan.

Halyu Pardi juga menambahkan kesuksesan acara itu pun berkat kerjasama berbagai pihak seperti perantau, tokoh masyarat, pemuda dan pihak terkait lainnya.

Sungai larangan dibuka selama 2 hari dengan uang pendaftaran Rp. 50.000 per orang, dana terkumpul akan dimanfaatkan untuk kegiatan pemuda serta pelestarikan lingkungan area sungai.

Setiap pemancing mania yang datang diwajibkan juga mematuhi protokol kesehatan dengan memeriksakan suhu tubuh, menjaga jarak dan memakai masker. (Z.Z)

No comments:

Post a Comment

SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!