August 11, 2020

Wali Nagari Kumango, Tanah Datar Sampaikan Harapan Masyarakat ‘’Perbaiki Irigari Kapalo Koto’’


FS.Tanah Datar(SUMBAR)-Mewakili aspirasi warga Nagari Kumango, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, Wali Nagari Kumango Iis Zamora Putra, S.Pd menyampaikan harapan warganya agar Pemerintah Provinsi Sumatera Barat Kejadian itu dialami oleh Tim Komisi 1 DPRD berkenan membantu Irigasi Kepalo Koto di Nagari Kumango.

Hal tersebut disampaikan Iis Zamora pada saat menerima Kunjungan Kerja Tim Komisi 1 DPRD Sumbar ke Tanah Datar termasuk ke Nagari Kumango. Berdasarkan informasi yang dikutif hari ini, Senin, 10 Agustus 2020 dari Relasipublik.com, Kunjungan Kerja ke Nagari Kumango dilaksanakan Jum’at  pekan lalu, 07 Agustus 2020. 

“Kami sangat mengharapkan bantuan Pemerintah Provinsi untuk membantu irigasi Kapalo Koto, bentuknya seperti embung mini dengan biaya sekitar Rp. 1 miliar,” kata Iis Zamora dalam paparannya di hadapan wakil rakyat.

Menurut Iis Zamora, irigasi Kapalo Koto ini sangat diperlukan untuk mengairi areal 45 hektar sawah masyarakat. Sebab sudah 15 tahun sawah itu tidak bisa bertanam padi. Kalau pun dipaksakan hanya bertanam padi dengan sistem tadah hujan.

Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua DPRD Sumbar Ustadz Irsyad Syafar, LC langsung memberikan apresiasi positif trhadap aspirasi Wali Nagari Iis Zamora. “Kami akan sampaikan kepada teman-teman Anggota DPRD Sumbar dari Dapil 6 ini, mudah mudahan dapat diakomodir melalui program pokok pikiran DPRD. Biaya Rp1 miliar itu tidak lah terlalu besar” kata Irsyad Syafar.

Dukungan untuk irigasi Kapalo Koto ini juga disampaikan oleh Ketua Komisi 1 Syamsul Bahri dan Zafri Deson. Keduanya sepakat akan menyampaikan kepada komisi yang membidangi infrastruktur di DPRD, sehingga harapan masyarakat Nagari Kumango dapat diwujudkan. “Kalau sawah masyarakat dapat ditanami padi tentu akan menambah pendapatan dan mendukung program ketahanan pangan” kata Zarfi Deson, politisi Partai Golkar ini.
Nagari Kumango juga melakukan kegiatan inovasi di masa pandemi yaitu  menyiapkan jaringan Wi-Fi di Kantor Wali Nagari. Setiap pukul 8.00-12.00 WIB disediakan Wi-Fi gratis untuk para siswa untuk belajar daring.

Kepala Dinas PMD Sumbar Drs. Syafrizal Ucok memberi apresiasi atas inovasi Kobeda (Kelompok Belajar Daring) yang dilakukan Wali Nagari Kumango. Sebab fasilitas Wi-Fi sangat membantu siswa mengikuti pelajaran daring dalam masa pandemi Covid-19.

Diingatkan oleh Syafrizal Ucok, agar Wali Nagari segera melakukan Musnagsus untuk menetapkan penerima BLT Dana Desa Fase II, Juli-Agustus 2020. “Karena Covid-19 sudah new normal, maka penerima BLT Fase I sudah ada yang bekerja kembali, maka mereka tidak lagi menerima BLT Dana Desa. Prioritaskan saja BLT Dana Desa Fase II untuk warga yang sakit kronis dan sakit menahun. Surat Gubernur Sumbar sudah ada panduannya sebagai turunan dari Permendes,” kata Syafrizal Ucok menjelaskan.

Sebagai akibat BLT Dana Desa Fase II dan Fase III, maka nagari tidak lagi mengerjakan kegiatan fisik. Sebab BLT sifatnya wajib dibayarkan, terutama untuk warga yang sakit kronis dan menahun.

Nagari Kumango pada tahun 2020 menerima Dana Desa sebanyak Rp 826 juta. Dana itu sudah dimanfaatkan untuk penanganan Covid-19 sebanyak Rp36,5 juta. Untuk BLT tahap Fase I dialokasikan Rp297 juta untuk 165 Kepala Keluarga.

Tim Komisi 1 DPRD Sumbar yang berkunjung ke Tanah Datar diantaranya adalah Syamsul Bahri, SH (PDIP/Ketua Komisi), H. Muhammad Nurnas (Demokrat/Sekretaris Komisi), Zafri Deson (Golkar), Drs. Bakri Bakar, MM (Nasdem) dan Muhammad Ridwan (PKS). Pendamping dari Pemprov adalah Kadis PMD Sumbar Drs. H. Syafrizal Ucok, MM., Sekretaris PMD Sumbar Drs. Armen, Korprov Pendamping Dana Desa Ir. Feri Irawan, M.Si. (Z.Z)

No comments:

Post a Comment



Bofet%2BHP
BOFET HARAPAN PERI JL. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!