September 4, 2020

Pesona Wisata "Aua Serumpun" Memikat Hati Rombongan Dinas Parpora Sumbar


FS.Tanah Datar(SUMBAR)-Tanah Datar Luhak Nan Tuo memang terkenal dengan Kota Wisata. Sejumlah objek Wisata mulai dari Wisata Budaya, Sejarah, Kuliner maupun Wisata Alam sudah terkenal dan tersohor bahkan sampai manca negara.

Objek wisata "Aua Sarumpun" salah satunya. Terletak di ketinggian di Nagari III Koto, Kecamatan  Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, Aua Serumpun  menawarkan pemandangan alam yang menawan nan indah.

Di objek Wisata Aua Serumpun ini pengunjung  bisa menikmati hamparan Danau Singkarak yang membentang luas seperti kolam raksasa dengan air yang tenang. Di sisi lain bisa juga menyaksikan deretan bukit hijau menyejukkan mata. Gunung Marapi pun terlihat jelas. Seluruh penjuru mempunyai pesona tersendiri yang tidak membuat bosan mata menatapnya.

Belum lagi, sensasi saat matahari akan muncul setelah waktu subuh, cahaya emas memancar, awan-awan tipis menyelimuti bukit dan terlihat jelas karena posisinya lebih rendah. Mungkin karena menyaksikan itu semua, rombongan peserta Rakor Dinas Pariwisata se-Sumatera Barat  dibuat kagum.

Menurut keterangan Humas Tanah Datar, Rombongan Rapat Koordinasi  (Rakor) Dinas Pariwisata Sumatera Barat meninjau objek wisata Aua Serumpun Jum’at, 28 Agustus 2020 lalu.

Pada kesempatan tersebut Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  Provinsi Sumatera Barat Novrial saat berada di sana untuk ikut menyaksikan Art Camp Festival dengan tema Pagelaran Seni di Atas Awan dan Pagelaran Seni Silauan Mentari.

“Dengan datang dan merasakan keindahannya, saya jadi yakin dan percaya ternyata ada kawasan tersembunyi yang belum begitu dikenal, makanya harus kita kenalkan ke dunia luar sehingga wisatawan lain bisa menikmati pesona Aua Sarumpun,” sampai Novrial.

Secara konsep jelas Novrial, bisa dikatakan hampir rampung, ada yang akan dilihat (something to see), ada yang akan dinikmati (something to do) melalui pertujukan seni, tinggal lagi yang  perlu dipikirkan produk apa yang bisa dijual (something to buy).Novrial menyarankan deta yang dipakai di kepala bisa menjadi ciri khas masuk ke objek wisata Aua Sarumpun.

“Kadis Pariwisata Tanah Datar perlu memikirkannya, cari harga yang terjangkau, buat story tellingnya” sampainya lagi.

Tidak kalah pentingnya, Novrial pesankan Aua Sarumpun diimajinasikan sebagai objek wisata yang ekslusif. “Sediakan parkir di bawah, ada transportasi khusus ke atas seperti yang ada di Kawah Putih. Tujuannya bisa berhenti di spot-spot sepanjang perjalanan dari bawah ke atas. Puncaknya cukup menjadi plaza yang bebas dari parkir kendaraan, wisatawan bisa secara leluasa menikmati pemandangan dan pertunjukan,” terangnya.

Kadis Parpora Tanah Datar Abdul Hakim di kesempatan itu menyampaikan terima kasih ditunjuknya Tanah Datar dan Aua Sarumpun sebagai tuan rumah rakor dinas pariwisata se-Sumbar.
“Atas nama pemerintah daerah, kami sampaikan terima kasih kepada Kadis Pariwisata dan Ekraf Sumbar atas kepercayaannya, kadis pariwisata kabupaten/kota dan pelaku ekonomi kreatif yang hadir di sini,” ucap Abdul Hakim.

Abdul Hakim juga mengatakan pengelola Aua Sarumpun tidak perlu kecewa dengan tidak jadinya beberapa rangkaian acara akibat peningkatan kasus Covid-19 di Tanah Datar.

“Tujuannya bukan penontonnya ramai datang, tetapi memang yang dituju promosi melalui konten-konten video yang dibuat dan dipublikasikan. Tinggal lagi bagaimana kesiapan Aua Sarumpun menerima kunjungan wisatawan,” sebut Abdul Hakim. 

Dijelaskan Abdul Hakim, Pemerintah Daerah pada tahun 2017 sudah menetapkan Aua Sarumpun sebagai objek wisata pemandangan andalan Tanah Datar dan tahun berikut dimasukkan ke dalam Geopark Singkarak. Hasilnya sudah nampak, investasi masuk. Tinggal kolaborasi pemerintah daerah, investor, nagari dan masyarakat mengembangkan wisata Aua Sarumpun.

Dukungan Pemerintah Provinsi tersebut  juga dibutuhkan termasuk pemerintah pusat yang sudah menyatakan dukungan untuk pengembangan Aua Sarumpun ke depannya. (Z.Z)

No comments:

Post a Comment

SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!