October 4, 2020

Plt Bupati Sarolangun Tekankan Menu P2DK Untuk Ketahanan Pangan



FS.Sarolangun(JAMBI)-Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sarolangun, H. Hillalatil Badri menekankan untuk program Percepatan Pembangunan Desa dan Kelurahan (P2DK) dimanfaatkan untuk program ketahanan pangan. 


Maka tentunya seluruh Desa dan Kelurahan harus melaksanakan hal tersebut sesuai dengan kondisi dan potensi wilayah desa dan kelurahan. Jika tidak, maka dana P2DK sebesar Rp 200 juta tidak akan dicairkan atau tidak digunakan karena diarahkan kepada menu lain selain untuk program Ketahanan Pangan. 


"Kalau memang desa tidak melaksanakan, maka dana tidak bisa diserap. Dan saya sudah tekankan dengan dinas PMD, bahwa tidak ada menu lain selain dari kegiatan ketahanan pangan, kalau tidak menjalankan itu berarti dana P2DK tidak terpakai," katanya, Jumat (02/10) kemarin saat dikonfirmasi di ruang kerjanya. 


Kata Hilal, Desa maupun kelurahan bisa memilih menu ketahanan pangan seperti padi sawah, padi ladang, jagung, ubi, peternakan dan perikanan, sayur mayur tergantung dengan potensi dan kondisi daerahnya.


Seperti di Desa Lubuk Resam, Kecamatan Cermin Nan Gedang diarahkan untuk menanam padi sawah, Desa Rantau Tenang Kecamatan Pelawan diarahkan untuk padi ladang atau gogo, di Desa Batu Ampar Kecamatan Pauh untuk tanaman hijau dan sebagainya.


"Paling tidak satu desa mengelola 10 hektar ada lahan baru yang dikelola oleh masyarakat desa dengan menggunakan dana P2DK. Jika ada 158 desa dan kelurahan maka tentunya ada 1.580 hektar yang digarap dalam program ketahanan pangan melalui dana P2DK ini," katanya.


" Benih disiapkan dari dinas TPHP begitu juga dengan pupuk, dan pengelolaan seperti buka lahan segala macam melalui dana P2DK," kata dia menambahkan.


Selain itu, kata Hilal untuk fokus pembangunan pada anggaran APBD-Perubahan tahun 2020 ini, Pemerintah Kabupaten Sarolangun tetap mengarahkan pembangunan infrastruktur, penanganan wabah covid-19 serta peningkatan ketahanan pangan melalui program P2DK ini.


Misalnya, untuk infrastruktur jalan berupa rigit beton. Pemkab Sarolangun menganggarkan Rp 3 Miliar untuk pembangunan jalan dari Desa Panca Karya-Meribung, Kecamatan Limun. Kemudian ada juga pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Kota Sarolangun.


"Untuk infrastruktur, karena memang untuk cadangan dana covid-19 juga sudah ada, program ketahanan pangan melalui P2DK dan menu menunya sudah ditandatangani Perbupnya oleg bupati bahwa kegiatannya diarahkan untuk ketahanan pangan," katanya.(Ros/id)

No comments:

Post a Comment



Bofet%2BHP
BOFET HARAPAN PERI JL. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!