Breaking News

Connect With us

November 11, 2020

Kerjasama dengan IAIN Batusangkar, Pemda Tanah Datar Launching PPG Tahfizh


FS.Tanah Datar(SUMBAR)-Tanah Datar Kabupaten Tahfizh sudah dicanangkan sejak masa kepemimpinan Almarhum Bupati Irdinansyah Tarmizi beserta Wakilnya H. Zuldafri Darma. Tidak sia-sia hingga saat ini perkembangan dan pertumbuhan pondok/rumah tahfizh (RT) di Tanah Datar berada pada kondisi yang sangat menggembirakan. Pada Oktober 2020 ini sudah ada 183 buah Rumah Tahfizh yang tersebar di 14 kecamatan di Luhak Nan Tuo yang dari semula hanya ada 6 buah saja lima tahun lalu.


Untuk mendapatkan Guru Tahfizh yang berkualitas Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tanah Datar bekerjasama dengan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar  dan Yayasan Hj. Syarifah Gani Jakarta melalui Program Pendidikan Guru (PPG) Tahfizh.


Humas Tanah Datar dalam rilisnya hari ini mengatakan Launching Program Pendidikan Guru (PPG) Tahfizh telah dilaksanakan Senin, 09 November 2020 kemaren di Auditorium 1 IAIN Batusangkar.


“Hal ini tercapai berkat dukungan dan kemauan kita semua dan juga berkat komitmen dalam bungkusan cita-cita Pemda Tanah Datar yang ingin menjadi Kabupaten Tahfizh,” ujar Kepala Bagian Kesra H. Afrizon di hadapan Bupati Tanah Datar, Rektor IAIN dan undangan  yang hadir pada saat itu.


Afrizon menambahkan, pelaksanaan program ini berawal dari sharing informasi dengan penggiat tahfizh dan Yayasan Hj. Syarifah Gani Jakarta, tentang apa saja yang dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan dan kesuksesan program tahfizh di Tanah Datar.


“Dalam bincang-bincang, kita menyampaikan pendidikan khusus untuk guru tahfizh belum pernah terlaksana, padahal guru menjadi tiang utama untuk kesuksesan program ini, para guru yang ada sebagian besar masih belajar otodidak. Berangkat dari itu, Alhamdulillah Yayasan ini berkenan dan mau menjadi donatur pelaksanaan program kita ini dan IAIN Batusangkar juga mendukung penuh,” ungkap Afrizon.


Pada pelaksanaan perdana dan pertama di Indonesia ini, tambah Afrizon, ada 47 calon guru tahfizh yang syaratnya merupakan mahasiswa IAIN Batusangkar, minimal miliki hafalan Mutqim 1 Juz. “Dari hasil seleksi ada 20 mahasiswa yang dinyatakan lulus, 8 putra dan 12 putri yang nantinya akan kita asaramakan selama 6 bulan dan diakhir nanti diharapkan hafalannya bisa mencapai 5 juz yang nantinya juga akan beri sertifikat lulus," tukas Afrizon.


Sementara itu secara virtual Syaiful Zen dari Yayasan Hj. Syarifah Gani Jakarta menyampaikan, perhatian Pemerintah Tanah Datar terhadap pelaksanaan program Tahfizh menjadi alasan utama Yayasannya membantu pelaksanaan program PPG Tahfizh ini. "Kita lihat perhatian Pemda dan perkembangan rumah tahfizh yang semakin berkembang ditambah lagi semangat dan kerja keras Kabag Kesra bersama pihak terkait lainnya, telah membuat kami ingin turut ikut dalam program tahfizh ini dan Alhamdulillah, kami bisa membantu pelaksanaan PPG ini," ujarnya.


Namun, tambah Syaiful Zen, tentunya keberhasilan pelaksanaan program ini diharapkan juga, terutama kepada calon guru tahfizh yang diberi pelatihan untuk mengikuti dengan sungguh-sungguh dan sebaik-baiknya.


Hal senada disampaikan Rektor IAIN Batusangkar diwakili Wakil Rektor III Sirajul Munir, IAIN sangat mengapresiasi dan menyambut baik gebrakan dari Pemerintah Daerah dan Yayasan Hj. Syarifah Gani Jakarta. "Tentunya dengan pelaksanaan PPG Tahfizh ini diharapkan hadir guru profesional akan lahirkan generasi penghafal Al Qur'an yang semakin banyak di Tanah Datar, dan IAIN Insya Allah akan mendukung pelaksanaan kegiatan ini ke depannya," ujarnya.


Selepas itu Bupati Tanah Datar diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Nuryedisman mengungkapkan, selama masa kepemimpinan Almarhum Bupati Irdinansyah Tarmizi bersama Wabup Zudafri Darma periode 2016-2021, bidang agama terutama perkembangan pondok/rumah tahfizh menjadi salah satu program prioritas.


"Perkembangan Rumah Tahfiz di Tanah Datar sudah semakin meningkat dan ini tentunya sangat menggembirakan sekali karena bisa melahirkan generasi Tanah Datar yang agamis," ujarnya.


Pencapaian itu, tambah Nuryendisman, bisa dilihat dari pelaksanaan program Waqaf 1000 hafizh di Tanah Datar. "Program waqaf 1000 hafizh pesertanya adalah generasi muda penghafal Al Qur'an telah kita laksanakan setiap tahun dan Alhamdulillah beberapa waktu lalu ditengah kondisi saat ini kegiatan Waqaf 1000 Hafizh ke V tahun 2020 telah selesai dilaksanakan," tambahnya.


Di akhir penyampaiannya Nuryedisman berharap program ini dapat dilanjutkan untuk tahun-tahun mendatang. "Beberapa waktu ke depan kita akan mengalami perubahan pimpinan daerah, karena Tanah Datar akan menghadapi Pilkada, namun tentunya siapapun yang terpilih nantinya kita berharap program Kabupaten Tahfizh dengan peningkatan kualitas dan kuantitas Pondok/Rumah Tahfizh serta para hafizh dan hafizhah tetap menjadi salah satu program utama untuk dilaksanakan," tutupnya. (Z.Z)

No comments:

Post a Comment

About Me



Bofet%2BHP
BOFET HARAPAN PERI JL. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!