Breaking News

Connect With us

December 15, 2020

Wako Deri Asta Ajak PWI dan Jurnalis Sawahlunto Menjadi Mitra Pemerintah dalam Pembangunan


FS.Sawahlunto(SUMBAR)-Keberhasilan pembangunan di suatu daerah tidak luput dari peranan media dan insan Jurnalis. Media dan Wartawan sebagai perpanjangan tangan dan corong Pemerintah dalam menyampaikan program-program pembangunan kepada masyarakat. Selain itu Media dan Wartawan juga sebagai perpanjangan tangan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi  masyarakat kepada Pemerintah.Karena itu diharapkan agar  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan para Jurnalis yang bertugas di Sawahlunto untuk menjadi mitra dalam Pemerintah Kota dalam mensukseskan pembangunan.


Harapan  tersebut disampaikan  Walikota Sawahlunto Deri Asta, SH di hadapan  Ketua Ketua PWI Provinsi Sumbar Heranof Firdaus , Ketua dan Pengurus PWI Kota Sawahlunto pada saat acara Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus PWI Kota Sawahlunto Masa Bhakti  2020 – 2023 . 


Menurut keterangan Humas Kota Sawahlunto dalam rilisnya hari ini acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus PWI Sawahlunto Masa Bhakti  2020 – 2023 digelar  Sabtu, 12 Desember 2020 kemaren di GPK Sawahlunto. Sebagai ketua terpilih saat ini adalah Indra Yosef ,  Sekretaris Fadillah Jusman dan Bendahara Wong Ince. Ketua dan Pengurus PWI Sawahlunto dikukuhkan langsung oleh Ketua PWI Sumatera Barat Heranof Firdaus.


 “Terimakasih kepada Ketua dan pengurus PWI periode sebelumnya. Selamat kepada Ketua dan pengurus periode 2020 - 2023 ini” ujar Walikota. 


Deri Asta yang didampingi  Wakil Walikota Zohirin Sayuti  dan Ketua DPRD Ny. Eka Wahyu Ismed, SE mengatakan ‘’ Kami mengajak PWI Sawahlunto serta jurnalis media lainnya khususnya yang bertugas di Kota Sawahlunto  untuk menjadi mitra  Pemerintah Kota dalam pembangunan, terutama dalam masa pandemi Covid – 19 ini untuk ikut mensosialisasikan protokol kesehatan pada masyarakat’’. 


Sementara Ketua PWI Sumbar Heranof Firdaus mengamanatkan agar anggota – anggota PWI Sawahlunto tidak lengah  terhadap kaidah – kaidah dan regulasi yang mengatur pers di Indonesia. Disebut Heranof, regulasi dan kaidah itulah yang membentuk profesionalisme dan kompetensi Wartawan. 


“Juga yang tidak kalah penting yakni penerapan Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Bangunlah hubungan yang baik dengan narasumber dengan etika. Kita sebagai wartawan itu jadi contoh jugalah bagi masyarakat, karena itu ingat untuk menjaga segala etika dan perilaku” ujar Heranof. (MR)

No comments:

Post a Comment

About Me



Bofet%2BHP
BOFET HARAPAN PERI JL. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!