Breaking News

Connect With us

January 13, 2022

Bupati Hadiri Pelantikan Pengurus LKAAM Kabupaten Padang Pariaman periode 2021 - 2026


FS.Padang Pariaman(SUMBAR)-Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur hadiri Upacara Pati Ambalau Kepengurusan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) di Hall IKK pada Rabu (12/01).


Dalam sambutan Suhatri Bur, menyampaikan Niniak mamak berada di garda terdepan mengawal visi dan misi daerah.


"Sebagaimana tema dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Padang Pariaman tahun ini, “Kita sehat, Ekonomi bangkit menuju Padang Pariaman Berjaya”,ujarnya


Lebih jauh ia mengatakan, peran niniak mamak tidak terlepas dari kebersamaan menyukseskan visi dan misi daerah secara keseluruhan.


Dikatakan, bahwa kuncinya terletak pada aspek ke empat dari kata Berjaya, yang terdiri dari Unggul Berkelanjutan, Religius, Sejahtera dan “Berbudaya”. 


"Makna Berbudaya disini, tentunya kami akan memberikan perhatian khusus terhadap nilai-nilai budaya dan menyediakan ruang bagi pengembangan adat-istiadat yang menjadi ranahnya Niniak mamak," ungkap Bupati yang bergelar Datuak Putiah ini.


Selaku pucuak undangan dalam acara itu, bupati juga mengatakan, dalam wilayah Kabupaten Padang Pariaman nan Tujuah Tumpuak terdapat Enam Kelarasan. Dengan catatan, khusus Kelarasan Pariaman Sabatang Panjang yang telah menjadi LKAAM tersendiri. Enam Kelarasan sebagai gabungan Kecamatan itu, terdiri dari LKAAM Kelarasan XII Koto, LKAAM Kelarasan V Koto, LKAAM Kelarasan VII Koto, LKAAM Kelarasan 2 × 11 Anam Lingkuang, LKAAM Kelarasan Lubuak Aluang dan LKAAM Kelarasan Nan Sabaris.


"Sehubungan dengan KAN dalam kedudukannya sebagai akar organisasi Ninik mamak, mestinya terdapat hanya 43 KAN. Sedangkan 60 Nagari lainnya tergabung kepada 43 KAN yang ada didalam naungan Perda Sumbar No 13 Tahun 1983. Perda Sumbar No 7 Tahun 2007 juga mengisyaratkan, bahwa 543 nagari se Sumatera Barat atau 43 nagari di Kabupaten Padang Pariaman, semestinya dikukuhkan menjadi Nagari Adat sebagai satu kesatuan masyarakat hukum adat," sambungnya.


Pada akhir sambutannya, Bupati mengucapkan selamat bertugas dan menjalankan amanah yang telah diterima kepada pengurus yang telah dilantik. Semoga bisa menjalankan program-program yang telah disusun dan sukses mewujudkan Padang Pariaman yang Berbudaya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernagari. 


Sementara itu ketua LKAAM Sumatera Barat M. Sayuti, Dt. Rajo Pangulu, dalam sepatah katanya menyampaikan. Tupoksi LKAAM adalah menyelenggarakan adat sebatang panjang, berdasarkan adat basandi syara', syara' basandi kitabullah dan tetep melaksanakan adat salingka nagari.


"Tugas pokok Ketua LKAAM yakninya menjaga PAK (Pakaian Adat Kebesaran), Tugas pokok dewan pertimbangan dan syara' yakninya agar dapat membedakan antara syara', Al-Qur'an, hadist dan ijma'. Sementara tugas pokok Dewan Penyantun adalah memberikan pikiran dan akses keuangan untuk penyelenggaraan kegiatan adat tersebut. Serta mengetahui undang-undang luhak dan rantau, undang-undang 20, dan undang-undang nagari," terangnya.


Ia juga menambahkan, tetaplah optimis dan jangan sampai pecah kongsi antar sesama pengurus.


 "Selamat atas amanah baru yang diemban, dan jalankan amaanh tersebut dengan sebaik-baiknya," ucapnya mengakhiri.


Pada kesempatan yang sama, Ketua LKAAM peridoe 2021-2026 Zainir Koto, Datuak Rangkayo Mulie mengatakan. Dalam waktu dekat akan melaksanakan rapat, terutama terkait tupoksi dan rencana setiap bidang serta nantinya juga diadakan rapat paripurna. Karena itulah masa bakti pengurus, ditetapkan selama 5 tahun ke depan.


"Selama periode kepengurusan, LKAAM Padang Pariaman hendaknya dapat menggali dan mengembangkan serta melestarikan nilai-nilai adat dan budaya untuk generasi penerus bangsa. Karena itu, mari bersama menggali dan menjalankan amanah yang telah diberikan", tutupnya.(wrm/mas)

No comments:

Post a Comment

About Me



Bofet%2BHP
BOFET HARAPAN PERI JL. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!