Breaking News

Connect With us

February 12, 2022

Terindikasi Covid-19, Warga Balai Naras Pariaman Mencoblos Pilkades Dirumah

Petugas medis (berpakaian azmart) melakukan proses pemungutan suara terhadap MY yang terindikasi Covid-19

FS.Pariaman(SUMBAR)-Terindikasi terkena Covid-19, seorang warga Desa Balai Naras, Pariaman MY (45) didatangi petugas medis berpakaian azmart untuk memberikan hak suaranya untuk Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dari rumah pada Sabtu (12/02).


Ketua P2KD (Panitia Pemilihan Kepala Desa) Balai Naras, Sofia Marlina mengatakan, memang ada 1 orang warga Desa Balai Naras yang diduga kena Corona dan tidak boleh datang ke-TPS untuk memilih, karena dalam masa Karantina.


"Selaku Ketua P2KD bersama anggota, supaya warga tersebut tidak kehilangan hak pilihnya, maka kami meminta petugas kesehatan melalui PJ Kepala Desa untuk mendampingi Panitia Pemilihan kerumah ibu yang terindikasi Covid-19 tersebut," ujarnya.


Karena lanjutnya, didalam rumah itu tidak hanya ada satu orang pemilih, namun dua orang dengan anaknya.


"Dengan demikian maka hak suara mereka tidak hilang dan kewajiban kita selaku P2KD terlaksana dengan semestinya. Sebagaimana tupoksi yang telah ada melayani pemilih untuk memberikan suaranya,"pungkas Dia.


Ia menyebutkan, MY yang terindikasi Covid-19 dan anaknya memberikan hak suara di TPS IV dengan DPT 430 orang, dari 1.633 DPT di 4 TPS di Desa Balai Naras.


PJ Kepala Desa Balai Naras Syahrul mengatakan, MY diketahui terindikasi Covid-19 disaat akan melakukan operasi kista di RS. M Jamil Padang.


"Sebelum operasi, tentunya dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis setempat. Dari hasil Laboratorium dinyatakan MY positif kena Corona, maka disarankan untuk isolasi mandiri terlebih dahulu,"ungkap Syahrul.


Dia mengatakan, mendapat informasi dari pihak M. Jamil pada Kamis (10/02), kemudian memberitahukan pada pihak Puskesmas Naras, bahwa ada warga yang terindikasi Corona.


"Setelah dijemput dan sampai di rumah kita minta MY dan anaknya untuk isolasi mandiri terlebih dahulu, sementara itu suaminya sedang berada diluar daerah,"ungkap Syahrul.


Lanjut dia, agar MY dan anaknya tidak kehilangan hak pilih, dengan tetap memberlakukan Prokes (Protokol Kesehatan) maka ditugaskanlah seorang bidan desa berpakaian APD (Azmart) untuk membawa kotak dan surat suara ke lokasi tujuan.


"Di pintu depan rumah MY, disaksikan P2KD, Panwas dan petugas Puskesmas. Dilakukanlah proses pencoblosan, sebelum memberikan hak suara MY dan  anaknya diberikan sarung tangan plastik,"ulas Syahrul.


Kemudian lanjutnya, surat suara yang telah dicoblos dimasukkan kedalam kotak khusus yang telah disediakan.


"Senin (14/02) kita akan lakukan tes swab pada anak dan suami MY. Mudah-mudahan mereka tidak tertular, karena keduanya telah di vaksin covid-19," tutup Syahrul. (wrm)

No comments:

Post a Comment

About Me



Bofet%2BHP
BOFET HARAPAN PERI JL. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!