Breaking News

Connect With us

November 14, 2022

Bupati Solok Epyardi Asda, Tidak Perlu Marah-Marah Pada Gubernur


Oleh : Labai Korok Piaman

Fokussumatera.com - Epyardi Asda, Bupati Solok tidak perlu marah-marah menyebut atau menyeret-nyeret nama Gubernur setiap kali ada persolan didaerahnya, karena marahnya Epyardi Asda bisa dijadikan "cimeeh" (cemooh) oleh orang Minang.


Diantara cimeehnya yaitu "tong kosong nyari bunyi, air deras tidak lah dalam". Penulis masing ingat kejadian Epyardi Asda lari terbirit-birit ketengah sawah bersama dengan Almarhum Ajo Ronni saat musyawarah partai di Padang Pariaman. Kejadian itu jadi hiburan dilapau-lapau.


Jadi menurut Penulis marah-marahnya Epyardi Asda hanya kebiasaan, suara keras hanya bawaan diri, ini mungkin karena pernah hidup bersama laut dan punya kapal. Menurut Penulis sudah saatnya Epyardi Asda jangan marah-marah, fokus saja komunikasi dengan baik menyelesaikan masalah yang ada di Kabupaten Solok


Beberapa hari yang lalu Epyardi Asda kembali menjadi pembicaraan. Hal ini lantaran ia marah-marah di depan publik. Video aksinya tersebut pun viral di media sosial, serta menjadi perhatian publik nasional. 


Beliau marah-marah didepan menajemen perusahaan Aqua dan kembali menyebutkan nama-nama Gubernur Sumbar, Mahyeldi jangan datang kesini saya akan usir.


Penulis pun heran, masalah Aqua sebelum Epyardi Asda marah-marah, Gubernur Sumbar sudah menyatakan mendukung para pekerja yang di PHK untuk kembali dipekerjakan, perusahan Aqua harus menerima kembali.


Tapi mungkin Epyardi Asda ini tidak diberi informasi lengkap oleh orang dekatnya, bahwa Gubernur Sumbar mendukung dan pasang badan agar pihak pekerja yang di PHK bisa kembali bekerja. 


Menurut Penulis sudah saatnya Bupati Solok jangan lagi marah-marah didepan publik, apalagi didaerah Solok yang notabene orangnya lembut-lembut, budaya masyarakat tenang dan sangat paham dengan "ereang jo gendeang".


Harapan paska Bupati Solok, Epyardi Asda balik dari perjalan ibadah umroh nanti. Kepergian umroh ditanda tangani izin cutinya oleh Gubernur Sumbar. 


Penulis berdoa agar kembalinya mantan anggota dewan tiga priode ini dari melaksanakan ibadah umroh, akan muncul tata bahasa yang tidak lagi keras dan tidak lagi menyeret nama-nama Gubernur Sumbar, Mahyeldi, yang selalu menghargai Epyardi Asda[*].

No comments:

Post a Comment

About Me



Bofet%2BHP
BOFET HARAPAN PERI JL. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!