FS.Solok Selatan(Sumbar) - Hasil perhitungan sementara Pilwana Serentak yang dilaksanakan di empat (4) Nagari di Kecamatan KPGD, tercatat dua wajah lama yang pernah menjadi wali nagari berhasil meraup suara terbanyak sementara.
Dua calon wali nagari yang pernah menjadi wali Depenitif dan kembali unggul meraih suara terbanyak saat Pilwana Serentak 2026 yang dilaksanakan pemilihan 7 Oktober 2026 kemaren itu adalah, Arpan Wali calon nomor urut 1 di Pilwana Nagari Pakan Rabaa berhasil meraih suara 1.296, menyisihkan Agusdi Dt. Manti Batuah yang meraih 1.273 suara, hanya terpaut 23 suara ketertinggalan Agusdi yang nomor urut 2.
Mantan wali nagari yang berikutnya adalah Novera Wandra, SE. MM dengan perolehan suara 1.229, mampu mengungguli calon lainnya di Pilwana Pakan Rabaa Utara. Novera Wandra ini sebelumnya juga pernah menjadi Komisioner KPUD Solok Selatan.
Sementara itu peraih suara terbanyak (sementara) dari dua nagari lainnya di Kecamatan KPGD adalah wajah baru dan boleh dikatakan tokoh masyarakat di nagari tempat mereka maju sebagai calon Wali Nagari.
Dua tokoh masyarakat yang berhasil itu antara lain Yendri Indra Putra, S. Pd. MM, Dt. Rajo Manameh yang mampu meraih suara sebanyak 1.050 suara di Pilwana Pakan Rabaa Tengah.
Latar belakang dari Yendri Indra Putra ini adalah birokrat handal dilingkungan Pendidikan di Kecamatan hingga Kabupaten Solok Selatan. Selain itu beliu juga Pengurus KAN Nagari Pakan Rabaa, dan pencetak guru melalui lembaga pendidikan jarak jauh Universitas Terbuka.
Selanjutnya, tokoh masyarakat Nagari yang berhasil meraih suara terbanyak adalah Salman Nusantara, SH. dengan perolehan suara sebanyak 908 suara di Pilwana Pakan Rabaa Timur.
Salman Nusantara ini mampu unggul dan menyisihkan dua orang mantan Wali Nagari di nagari tersebut, yaitu Nasril, S. I.Kom yang memperoleh 585 suara, dan Rusdi, SH, SHi, MH yang memperoleh 480 suara.
Latar belakang Salman Nusantara selain pemangku gelar adat dari suku Melayu dengan gelar Sako, Dt. Rajo Rangkayo Basah Batuah, ia malang melintang dengan profesi pengacara dengan nama lembaga ' Salman Nusantara SH
Lawfirm & Partner' telah berkiprah di beberapa provinsi di Indonesia dengan kawan-kawannya.
Camat KPGD Prima Wijaya, S. IP mengapresiasi semua pihak yang telah berbuat untuk kesuksesan Pilwana Serentak di Kecamatan KPGD. Apalagi dengan motto Pilwana Serentak Solsel Badunsanak, tentu akan dapat menjadi perekat kembali setelah Pilwana, dengan segala pernak-pernik saat menjelang pemungutan suara Pilwana Rabu (7/10/2026) kemaren.
" Mari kita kembali bersatu setelah pertikaian pandangan pilihan saat pesta demokrasi Pilwana lalu," harap Prima Wijaya.
Sebagaimana tajapan Pilwana Serentak Solsel tahun 2026, saat ini baru saja selesai penghitungan suara dan pleno penetapan di tingkat Nagari. Artinya kita masih punya rentang waktu untuk penetapan hasil Pilwana ini secara resmi dari P2WN Kabupaten," pungkasnya. (Af)
