![]() |
| Bupati H. Khairunas dan Wabup H. Yulian Efi saat penyerahan bantuan pada pelaku UMKM se-Solsel di RTH Padang Aro, Senin (2/11/2026). |
FS.Solok Selatan(Sumbar) - Bupati Solok Selatan H. Khairunas dan Wabup H. Yulian Efi dengan dukungan DPRD Solok Selatan melalui Dinas Perindagkop & UKM Kabupaten Solok Selatan kembali wujudkan visi dan misi " Terwujudnya Solok Selatan Yang Makin Maju dan Sejahtera " dengan menyerahkan bantuan peralatan bagi pelaku UMKM se-Solok Selatan, di RTH Padang Aro, Senin (2/11/2026).
Kepala Dinas Perindagkop & UKM Solok Selatan, Musperi Hendra, S. Pt selaku pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa saat itu diserahkan bantuan peralatan bagi 260 orang pelaku UMKM se-Solok Selatan.
" Saat ini Pemerintah Solok Selatan melalui Perindagkop & UKM menyerahkan bantuan untuk 260 orang pelaku usaha, yang terdiri dari 149 jenis barang dengan total 1052 berupa sarana dan peralatan pendukung produksi dan usaha, " jelas Musperi Hendra.
Ditambahkannya, bahwa peralatan pendukung produksi dan usaha untuk pelaku UMKM Solok Selatan yang diserahkan antara lain berupa : etalase, kompor, wajan, dandang, mesin press, mesin jahit, meja plastik, cup dealer dan lainnya.
Musperi Hendra menambahkan bahwa pada APBD Perubahan tahun 2026 ini, Pemkab. Solsel juga mengalokasikan bantuan untuk 100 orang, yang saat ini tengah dilakukan proses verifikasi, " tambahnya.
Semebtraa itu, Bupati H. Khairunas dikesempatan itu mengajak seluruh pelaku usaha untuk terus mengembangkan dan meningkatan usaha mereka. Harapannya, akan dapat berdaya saing dalam membangun UMKM dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Solok Selatan.
Pada tahun 2026, bantuan diberikan kepada 260 pelaku UMKM. Sehingga sejak tahun 2023 hingga 2026, program ini telah menjangkau sebanyak 1.544 pelaku UMKM di Kabupaten Solok Selatan.
Upaya ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran, mengurangi kemiskinan ekstrem, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Bahkan, reward sebesar Rp3 miliar atas keberhasilan Solok Selatan meraih Juara I Regional Sumatera kategori Penurunan Tingkat Pengangguran Tahun 2026 turut dialokasikan untuk mendukung program bantuan UMKM ini.
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan berharap bantuan yang diberikan tidak hanya menjadi dukungan modal peralatan, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas, kualitas produk, kapasitas usaha, hingga memperluas pemasaran.
Melalui sinergi pemerintah dan masyarakat, UMKM diharapkan semakin berkembang, naik kelas, menciptakan lapangan pekerjaan, dan menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah.
Pada kegiatan tersebut juga dilakukan kegiatan sinergitas OPD dan lembaga lain di Solok Selatan, antara lain Gerakan Pangan Murah (GPM) yang terdiri dari 100 dus Minyak Kita, beras SPHP sebanyak 125 kg dalam kemasan 5 kg, beras Pamanukan 125 kg dalam kemasan 5 kg dan gula polos sevanyak 250 kg.
Selain itu ada juga kegiatan bantuan bedah rumah, beasiswa dari Baznas Solsel. Bantuan kerwanan pangan bagi anak bawah dua tahun (Baduta) untuk 144 anak se-Solok Selatan dengan simbolis sebanyak 14 orang anak saat itu. (Af)
