March 5, 2020

Beli Pupuk Pakai Kartu, Petani Mengeluh


FS.Tanah Datar(SUMBAR)-Petani keluhkan sistem pembelian pupuk subsidi yang semakin rumit, atas kebijakan yang di buat pemerintah dengan metode pembayaran menggunakan kartu ERDKK (Elektronik Rencana Difinitif Kebutuhan Kelompok) atau yg biasa di sebut ‘KARTU TANI’.

Hal ini disampaikan oleh  Erni Deswita (45),  salah seorang petani yang berdomisili di Jorong Bukit  Gombak Batuangkar, Sumatera Barat. Keluhan yang lain juga disampaikan oleh  Noviandi Hardodi (48), kepada fokussumatera.com, Rabu, 04 Maret 2020 kemaren.

Mereka mengatakan ‘’sistem pembayaran tersebut mengharuskan kami menyetorkan uangnya ke bank terkait, yaitu Bank Mandiri, yang pastinya akan memakan waktu lama ketika menyetorkan uang pembelian pupuk yang akan kami gunakan di sawah ladang kami’’ kata mereka menjelaskan.

Rukmini (63)  juga mengeluhkan hal tersebut. "Lah abih lo waktu satangah hari dek nyo, jam bara kito ka porak lai (yang artinya sudah habis waktu setengah hari untuk mengurusnya, terus kapan kita mau mengerjakan ladang lagi) ", sahut  Rukmini dengan nada kesal.


Selain itu mereka juga mengeluhkan  adanya biaya tambahan bulanan dan biaya transaksi yang jelas - jelas memberatkan petani, baik dari segi waktu dan biaya.

Dengan adanya keluhan petani tersebut, kita berharap pemerintah terutama dari dinas terkait untuk memberikan solusi yang bijak terkait masalah tersebut, agar petani kita mendapatkan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan pupuk mereka.

Sementara Kadis Pertanian Tanah Datar Yulfriadi, pada saat akan dikonfirmasi oleh fokussumatera.com menyangkut permasalahan keluhan petani tersebut, namun sangat disayangkan tidak bisa ditemui, karena Beliau terlalu sibuk. Bahkan untuk kedua kalinya saat media ini ingin meminta keterangan, Beliau tetap tidak bisa dijumpai, karena Kadis saat itu sedang menerima tamu dan pesta durian dengan tamu-tamunya, padahal awak media sudah lebih 2 jam menunggu. (Z.Z.Dt.Malako)

No comments:

Post a Comment

SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!