Breaking News

Sunday, October 24, 2021

Dinamika Konferensi ke VI PWI Pariaman

Oleh : Warman (Wartawan Utama)

Fokussumatera.com-Konferensi ke VI Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pariaman yang dilangsungkan pada Sabtu (23/10/2921) di Kantor PWI setempat, Kelurahan Pondok Duo, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman baru saja terlaksana dengan aman dan lancar.


Diluar dugaan bahwasanya konferensi ini bisa gagal dilaksanakan karena adanya persoalan di tubuh kepengurusan PWI Pariaman dan panitia konferensi nyatanya dapat ditepis sehingga acara ini dapat berlangsung sebagaimana mestinya.


Panasnya suasana sebelum konferensi tidaklah menjadi halangan bagi panitia untuk menggelar perhelatan tiga tahunan memilih ketua dan pengurus untuk memimpin organisasi yang bernaung dibawah UU Pers no 40 tahun 1999 itu.


Antusias peserta konferensi dan para undangan cukup tinggi bahkan dari pihak PWI Profinsi Sumbar dihadiri langsung oleh Ketuanya Heranof dan Sekretaris Widya Nafis, terlihat juga Eko Yanche, Gusfen Khairul, Jayusdi Efendi serta Dewan Kehormatan Basril Basyar.


Dari PWI Pariaman sendiri hadir sesepuh Nasrun Jon yang merupakan orang pertama yang memimpin Balai Wartawan Piaman Laweh, kemudian terlihat juga Indra Sakti, Dedi Salim, Ikhlas Bakri, Trisnaldi, Darmansyah dan Suardi Aminsyah Koto


Konferensi dibuka pada pukul 14:30 WIB setelah rombongan PWI Sumbar dan semua anggota PWI pariaman yang berstatus biasa berada di tempat, dengan jumlah undangan dan Peserta yang hadir sebanyak 30 orang.


Sebelum masuk pada masa sidang pemilihan, pembacaan Tatib (Tata Tertib) konferensi dipimpin oleh Ketua SC (Steering Comitee) Armaidi Tanjung. Sesi ini cukup memakan waktu hingga suara adzhan ashar masuk.


Pembacaan Tatib dilanjutkan setelah skor untuk malaksanakan sholat ashar dicabut. Selesai pembacaan Tatib tibalah masanya agenda pemilihan, selanjutnya peserta konferensi menunjuk 3 pimpinan sidang yakninyan, Indra Sakti, Dedi Salim dan Syafrial Suger.


fase pemilihan berjalan cukup hangat dirasakan, terutama setelah ketua PWI periode 2018-2021 TK. Damanhuri membacakan laporan pertanggung jawaban, pertanyaan dan kritikanpun melayang pada pimpinan sidang.


Memasuki tekhnis pemilihan seluruh anggota biasa yang memiliki hak pilih dan memilih di cek satu persatu oleh pimpinan sidang melalui kartu keanggotaan ataupun surat keterangan yang dikeluarkan PWI Profinsi.


Tercatat ada 19 orang yang memiliki hak pilih dan dipilih dalam konferensi tahun 2021. Sedangkan salah satu syarat untuk menjadi ketua PWI daerah sebagaimana diatur dalam AD/ART dan Tatib yang telah dibacakan, minimal telah menjadi anggota biasa selama dua tahun.


Sehingga pimpinan sidang meminta peserta untuk memilih langsung kandidat yang mereka usung menjadi Balon (Bakal Calon) ketua PWI dari 19 orang anggota yang telah terdata tadi. Karena sesuai ketentuan Tatib yang dapat dicalonkan hanya 3 orang dan dapat dilakukan pemilihan.


Hasil pemilihan Balon ketua PWI melalui kertas suara terlihat dipapan tulis, pada urutan pertama darmansyah 9 suara, Ikhlas Bakri 7 suara, Indra Sakti 1 suara Armaidi 1 suara, dan 1 suara gagal karena perwakilan hanya memiliki surat mandat tidak bermaterai.


Melalui kesepakatan bersama peserta konferensi bahwasanya dua orang yang memiliki suara terataslah yang menjadi calon ketua PWI yang akan dipilih. Maka yang berhak maju ketahap selanjutnya adalah Darmansyah dan Ikhlas Bakri.


Babak penentuan siapa yang akan dipercaya untuk memimpin PWI Pariaman 2021-2024 berlangsung dramatis, karena sebagian peserta berkeinginan satu diantara dua orang kandidat tersebut dipilih secara musyarawah saja tanpa menggunakan kertas suara.


Ketua PWI Profinsi Heranof yang masih berada ditempat hingga konferensi selesai, turun tangan menjadi mediator yang kemudian membawa kedua calon ini, kedalam salah satu ruangan kantor untuk berdiskusi.


Dari hasil diskusi ternyata kedua calon bersepakat bahwa tekhnis pemilihan secara demokrasi tetap dilanjutkan. Yang disambut suara gemuruh dari seluruh peserta yang hadir.


Pimpinan sidang kembali membagikan 18 kertas pemilihan pada masing-masing anggota pwi, setelah beberapa saat kertas dikembalikan kemeja sidang untuk dilakukan penghitungan.


Penghitunganpun dimulai, tampak suasana dan raut peserta ataupun calon yang tenang tapi tegang menunggu detik-detik akhir siapa yang akan menakhodai PWI Pariaman tiga tahun mendatang.


Pada akhirnya melalui hasil penghitungan Ikhlas Bakri berhasil memperoleh 9 suara dan Darmansyah 8 suara. Yang artinya mantan ketua PWI dua periode 2010-2014/2014-2018 dipercaya kembali oleh rekan-rekan wartawan menjadi ketua hingga 2024 mendatang.


Melalui pengamatan dan pikiran penulis yang juga merupakan Sek. SC, konferensi ke VI PWI ini tidak ubahnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) panas dan penuh kejutan, meskipun semuanya dapat kembali berjalan normal usai perhelatan ditutup.


Inilah dinamika dalam bingkai negara demokrasi, semuanya diluar dugaan tidak bisa ditebak. Sekaligus pelajaran berharga yang dapat kita ambil hikmahnya, tentunya dengan berlapang dada dan menyerahkan semuanya pada sang pencipta sehingga kita dapat menerimanya.

No comments:

Post a Comment

About Me


Bofet%2BHP
BOFET HARAPAN PERI JL. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!