Breaking News

Wednesday, May 17, 2023

Pemko. Solok Bentuk Kebun Forkopimda Menekan Inflasi

Walikota Solok Zul Elfian Umar Saat Bersama Forkopimda

FS.Kota Solok  (SUMBAR) -Semenjak merebaknya wabah Covid-19, tahun berlalu Pertumbuhan ekonomi dan inflasi menjadi perhatian utama pemerintah. Meningkatnya harga kebutuhan terutama kebutuhan pokok menjadikan daya beli masyarakat menurun.


Untuk sektor pertanian, dampak perang Rusia-Ukraina menambah kenaikan harga pupuk pertanian yang berakibat biaya produksi semakin meningkat.


Namun demikian, sesuai pernyataan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan RI, Nasrullah, kenaikan harga di tingkat konsumen belum tentu dipengaruhi oleh kenaikan harga di tingkat produsen. Peran biaya distribusi juga mempengaruhi harga akhir.


Dalam rangka menekan laju inflasi di Kota Solok, Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Pertanian menggalakkan gerakan tanam cabai, bawang dan komoditas pertanian lainnya di masyarakat. 


Keterbatasan lahan tidak menghalangi masyarakat untuk bertanam. Saat ini banyak teknologi pertanian yang bisa digunakan di lahan terbatas.


Pemerintah Kota Solok juga berinisiatif memanfaatkan lahan yang sementara tidak tergarap di Kelurahan Tanah Garam dengan membuat “Kebun Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Solok”. Pada lokasi tersebut ditanam tanaman yang diharapkan dapat menekan inflasi seperti cabai biasa, cabai rawit, jagung, kacang tanah dan tanaman lainnya.


Untuk mengawali penanaman di Kebun Forkopimda. Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar  hari Selasa 16 Mei 2023  memulai bertanam cabai perdana 


Tanam perdana ini juga dihadiri oleh Dandim 0309 Solok, Kapolres Solok Kota, Ketua Pengadilan Negeri Kota Solok, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Solok, Asisten I Setdako Solok, Kepala OPD, Camat Lubuk Sikarah, LKAAM, Bundo Kanduang dan Ketua KNPI Kota Solok.


“Kebun Forkopimda ini bertujuan untuk menekan inflasi dengan menanam komoditas penyumbang atau rentan inflasi,” tutur Kepala Dinas Pertanian Kota Solok, Zulkifli.


Setelah acara penanaman selesai, dilakukan makan jagung dan kacang rebus bersama secara sederhana di gaduang kebun Forkopimda. Dari situ timbul ide untuk melakukan aktivitas rapat tidak hanya di ruangan, namun bisa dilakukan di lapangan seperti di Kebun Forkopimda ini sambil menikmati hasil pertanian yang ada. (Am/Fs).




 

No comments:

Post a Comment

About Me


Bofet%2BHP
BOFET HARAPAN PERI JL. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!