Breaking News

Tuesday, May 30, 2023

Perkuat Pelaku Usaha Mikro, Dinas Koperasi UKM Kota Padang Adakan Pelatihan Kuliner Hantaran


FS.Padang(SUMBAR)-
Dalam rangka memperkuat pelaku usaha mikro, meningkatkan pendapatan dan serapan tenaga kerja, Dinas Koperasi UKM Kota Padang menyelenggarakan Pelatihan Kuliner Hantaran selama tiga hari, 29-31 Mei 2023 di Royal Asia College Padang.

Walikota Padang yang diwakili Kadis Koperasi UKM Kota Padang Drs. Ferri Erviyan Rinaldy, MM mengatakan, memberdayakan dan mengembangkan koperasi serta usaha mikro merupakan salah satu implementasi dari Visi Misi Kepala Daerah 2019-2024 yaitu mewujudkan masyarakat Kota Padang yang madani berbasis pendidikan, perdagangan dan pariwisata yang unggul.

"Dengan pelatihan kuliner hantaran ini, tujuan akhirnya adalah meningkatkan kualitas usaha mikro dan kecil yang berujung kepada kesejahteraan masyarakat," kata Drs. Ferri Erviyan Rinaldy, MM ketika membuka pelatihan ini.

Pada acara pembukaan Pelatihan Kuliner Hantaran ini hadir perwakilan dari Dinas Pariwisata, Perdagangan, Bappenda dan instruktur pelatihan dari Royal Asia College yang melatih praktek memasak hingga mengemas kuliner hantaran itu.

Menurut Ferri Erviyan, seiring dengan pesatnya perkembangan pasar pada era modernisasi dan digitalisasi saat ini, sebenarnya terbuka lebar peluang bagi usaha mikro untuk memasuki dan menembus jangkauan pangsa pasar dengan cakupan yang lebih luas. 

"Peluang untuk melakukan interaksi promosi dan jual beli produk lebih mudah dilakukan pelaku usaha mikro, yang sebelum era ini seperti tidak mungkin bisa dilakukan. Karena itu raihlah peluang digitalisasi ini dengan baik," kata Kadis Koperasi UKM Kota Padang ini.

Jumlah pelaku usaha binaan Dinas Koperasi UKM Kota Padang tahun 2022 sebanyak 41.787 pelaku usaha. Tahun 2023 sampai bulan April terjadi peningkatan menjadi 41.899 pelaku usaha, yang banyak disebabkan pertumbuhan usaha para millenial dan kompetitor musiman dari pelaku usaha. 

Sementara itu Kabid Pembinaan UKM Diskop UKM Kota Padang W. Teinike Yulvera, S.Si.MM dalam laporannya mengatakan bahwa prosesi hantaran ini merupakan tradisi dalam budaya Minangkabau, baik dalam pesta perkawinan, menjalang mertua, maupun acara pinang meminang. Dalam setiap prosesi itu, rombongan membawa aneka kuliner yang khas Minangkabau.

"Kuliner yang dibawa dalam prosesi hantaran itu antara lain singgang ayam, aneka kue gadang, labu ukir dan aneka puding. Kuliner itu yang kita latih dan sekaligus memberikan bantuan peralatan kepada masing-masing peserta pelatihan," kata Teinike Yulvera lagi.

Peserta pelatihan berjumlah 29 orang yang berasal dari pelaku usaha binaan Dinas Koperasi UKM Kota Padang. Sehingga para peserta nanti dapat menumbuhkan jiwa berwirausaha yang produktif, inovatif dan kreatif serta meningkatkan kemampuan pengembangan produksi produk kuliner hantaran.

Nara sumber dalam Pelatihan Kuliner Hantaran Bagi Pelaku Usaha Mikro ini adalah berasal dari Dinas Koperasi UKM Kota Padang, Tim Royal Asia College dan Tim Infrastruktur dari WO. Selain praktek memasak, peserta diberikan tentang perpajakan oleh Kabid Pendataan dan Penetapan Pajak Bapenda Kota Padang dan motivasi peserta oleh Pimpinan WO kondang Kota Padang Wilda Qudsi Mirawati, S.IP. (*)

No comments:

Post a Comment

About Me


Bofet%2BHP
BOFET HARAPAN PERI JL. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!