Breaking News

Sunday, September 24, 2023

PWM Sumbar Kukuhkan Pimpinan Muhammadiyah dan Aisiyah Padang Pariaman

Ketua Pimpinan PWM (Pimpinan Wilayah Muhammadiyah) Sumbar Mengukuhkan Pimpinan PDM dan Aisiyah Padang Pariaman Periode 2023-2027

FS.Lubuk Alung---Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah ( PWM) Sumatera Barat Bakhtiar Mengukuhkan Kepengurusan PDM dan Aisiyah Padang Pariaman Periode 2023- 2024, di Aula Panti Sosial Pemprov. Sumbar pada Minggu (24/09/23).



Dalam pidato yang disampaikan Bakhtiar dia berharap Muhammadiyah dan Aisiyah Padang Pariaman, mampu melahirkan suatu amal usaha yang belum ada di daerah seperti pondok pesantren, atau lembaga usaha.


Ukuran berhasil dan tidak berhasilnya sebuah organisasi itu, bukan hanya dengan melakukan pengajian sekali seminggu ataupun sekali sebulan.


"Ukuran berhasil dan tidak berhasilnya organisasi ini, tergantung pada amal usaha yang dijalankan. Karena dibalik amal usaha yang kita urus ada visi organisasi yang terus kita gerakkan,"pungkas Bakhtiar


Lanjut dia, amal usaha yang selama ini dijalankan oleh kepemimpinan Fakhri Zaki, periode 2015-2022 harus diperkuat dan digerakkan lagi.


"Kita jadikan sebagai kekuatan dan keunggulan organisasi untuk menggerakkan persyarikatan kita kedepan. Kekuatan ekonomi internal Muhammadiyah harus kita bangun,"ujar Dosen UIN Padang itu.


Untuk itu lanjutnya, unit-unit usaha Muhammadiyah yang ada, harus dikapitalisasi demi membesarkan dan memperkuat ekonomi persyarikatan.


"Jangan sampai unit usaha Muhammadiyah berjalan sendiri-sendiri, instrumennya harus jalan secara keseluruhan. Caranya bagaimana PDM dan PDA memobilisasi seluruh amal usaha yang ada di wilayahnya,"tutur Bakhtiar.


Ketua PDM Padang Pariaman Saat Wawancara Dengan Para Wartawan

Sementara itu, Ketua PDM (Pimpinan Daerah Muhammadiyah) yang baru dikukuhkan Dasril mengatakan, ini merupakan tanggung jawab yang harus dijalankan, meskipun dalam usia yang masih muda.


"Saya merinding ketika amanah untuk memimpin organisasi persyarikatan ini, pertama kali mendengar nama disebutkan dalam hasil pemilihan beberapa waktu yang lalu,"ujar pengacara muda itu.


Dasril mengatakan, bahwa dirinya sudah menolak terhadap amanah tersebut. "Ketika dalam rapat sudah saya sampaikan, saya tidak sanggup. Karena PDM itu pada umumnya adalah ulama, sering mengasih ceramah,"ujar dia.


Dengan seloroh, Dasril mengatakan bahwa ia dikenal dengan pengacaranya saja. Bukan karena sering mengasih pengajian.


"Karena image pengacara itu seperti yang kita tahu, adalah dunia glamor. Jadi bagaimana pula jadinya seorang pengacara memimpin ormas Islam sebesar Muhammadiyah,"kata dia disambut tawa para tamu yang hadir.


Dan pada akhirnya kata Dasril, ketika rapat dengan beberapa orang sesepuh dan Pemuda. "Saya sampaikan jika amahan ini saya ambil tolong bantu saya. Kalau siap membantu Insya Allah saya pegang amanah ini,"ujar Dasril mengatakan


Dan Alhamdulillah Kata nya menambahkan, pada waktu itu semua pemimpin rapat mengamini permintaan saya.


"Secara global Muhammadiyah, merupakan organisasi terbesar bahkan dicap sebagai organisasi terbesar. Karena begitu banyaknya perguruan tinggi dan rumah sakit yang dimilikinya,"ungkap Dasril


Cuman lanjutnya, tantangan kita kedepan adalah mencerdaskan Umat secara menyeluruh. Tugas berkelanjutan nya adalah memberikan pencerahan dan kecerdasan kepada masyarakat yang masih berpaham tradisional. (FS)



No comments:

Post a Comment

About Me


Bofet%2BHP
BOFET HARAPAN PERI JL. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!