Breaking News

Thursday, February 01, 2024

Gelar Musrenbang Kecamatan Mandiangin Timur, 33 Usulan Pembangunan Prioritas Mayoritasnya Infrastruktur Jalan


FS.Sarolangun(JAMBI)- 
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan kembali digelar dalam rangka proses pengusulan perencanaan pembangunan daerah dalam RKPD Tahun 2025.

Kali ini digelar di Kecamatan Mandiangin Timur, Rabu (30/01/2024) di aula Kantor Camat Mandiangin Timur, yang dibuka oleh Penjabat Bupati Sarolangun Dr Ir Bachril Bakri, M.App, Sc diwakili Staf ahli Bupati Sarolangun H Juddin, S.Ag, yang berlangsung dengan lancar.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I DPRD Sarolangun Aang Purnama, SE, beserta sejumlah anggota DPRD Sarolangun diantaranya Cik Marleni, Siti Aisyah Harahap, heldawati Nadeak, kemudian hadir juga Plt Kepala Bappeda Sarolangun Hj Maria Susanti, SE, para kepala OPD, Plt Camat Mandiangin Timur Rendra Aptalisma, AM.KG, S.KM, beserta Tripika Kecamatan Mandiangin Timur, Para kepala desa, TP PKK Desa, Para Ketua BPD, tokoh masyarakat serta delegasi desa se-Kecamatan Mandiangin Timur.

Dalam laporannya, Plt Camat Mandiangin Timur Rendra Aptalisma mengatakan bahwa sebelumnya telah dilaksanakan Musrenbang di tingkat kelurahan dan desa se-Kecamatan Mandiangin Timur dengan menghasilkan sebanyak 30 usulan kegiatan pembangunan ditambah dengan 3 usulan kegiatan pembangunan dari pihak pemerintah Kecamatan Mandiangin Timur.

" Ucapan terima kasih kepada bapak bupati atau mewakili yang sudah berkenan hadir di kecamatan Mandiangin Timur, dan juga seluruh kepala desa yang telah sukses melaksanakan Musrenbang desa, mudah-mudahan apa yang kita usulkan dan rencanakan dapat Terakomodir," katanya.

Dikatakan Rendra, dari 33 Usulan tersebut sebanyak 30 usulan berasal dari hasil Musrenbang Desa di Kecamatan Mandiangin yang disepakati lebih banyak usulan prioritas infrastruktur yang difokuskan berupa pengaspalan jalan poros lingkar Kecamatan Mandiangin Timur, dan prioritas infrastruktur lainnya baik itu jalan, balai posyandu, rehab sekolah.

Kemudian ada 3 usulan dari Pemerintah Kecamatan Mandiangin Timur, yakni pertama pengecoran halaman kantor, karena ketika hujan akan berlumpur dan licin, sedangkan  ketika cuaca panas akan berdebu.

Kedua, usulan pembangunan pagar kantor camat Mandiangin Timur, karena banyak binatang yang sering masuk, dan ketiga pemasangan teralis gedung kantor untuk menjaga keamanan sarpras kantor dan listrik PLN, untuk arus listrik kami masih menumpang dari rumah masyarakat.

" Pelayanan kemasyarakatan, kami kecamatan Mandiangin Timur belum memulai balai pelayanan, seperti damkar, korwil pendidikan, satpol PP, kami mengharapkan pelayanan dapat segera direalisasikan," katanya.

Selain itu, kata Rendah, untuk pengisian dan penempatan pegawai di kantor Camat Mandiangin Timur juga perlu diperhatikan karena hingga saat ini sejak dimekarkan ada 17 orang pegawai, terdiri dari 9 orang PNS, ada 1 eselon III, 5 orang eselon IV, dan duaborang TKD.

" Staf kantor camat mandiangin timur, kami sudah berdiri kurang lebih tiga tahun, sampai saat ini tiga jabatan masih kosong, tenaga fungsional PNS belum kami punya. Kemarin kami sudah mendapatkan hibah dari sekda berupa surat hibah pembangunan Danramil, bakal dir ncanakan pembangunan tapi belum tahu kapan direalisasikan," katanya.

Untuk diketahui, Luas wilayah kecamatan Mandiangin Timur 56.475 hektar, dengan Jumlah penduduk sebanyak 13.136 jiwa laki-laki 6.857, perempuan 6.279 jiwa, dan Tingkat pendidikan SD 17,7 persen, Pendidikan SMP 10,4 persen, pendidikan SLTA 11,7 persen, Sarja S-1 sebanyak 3,3 persen dan Sarja S-2 sebanyak 0,2 persen dan pekerjaan mayoritas berupabpetabi sebanyak 40,2 persen sisanya PNS, TNI/polri, swasta dan serabutan.

" Semoga usulan dalam Musrenbang ini dapat Terakomodir dalam RKPD 2025, dan kami harapkan Kecamatan mandiangin timur berbenah, berkembang insa Allah mandiri," katanya. 

Sementara itu, Plt Kepala Bappeda Sarolangun Maria Susanti mengatakan bahwa 
Kegiatan musrenbang ini merupakan rangkaian kegiatan bagian penting mekanisme perencaan pembangunan daerah dengan melibatkan berbagai komponen masyarakat dan Pemerintah untuk menyusun bersama dan membahas bersama usulan kegiatan prioritas pembangunan desa dan kelurahan yang tidak dapat dibiayai oleh APBDes, untuk diusulkan melalui anggaran APBD Kabupaten, Provinsi dan Pemeirntah Pusat. 

Yang menjadi isu dan permasalahan dalam prioritas perencanaan pembangunan daerah dalam RKPD 2025 ada empat poin, yakni (1) Peningkatan Infrastruktur Daerah, (2). Peningkatan Perekonomian Daerah dan Masyarakat, (3). Peningkatan tata kelola pemerintahan, responsif gender dan pelayanan publik, dan (4). Peningkatan kualitas sumberdaya manusia dengan memperhatikan arah kebijakan yang selaras dengan kebijakan nasional.

" Kabupaten Sarolangun akan tetap memfokuskan kebijakan nasional seperti penanganan dan pengendalian dampak inflasi, pengangguran terbuka, kemiskinan ekstrim, penanganan stunting, fasilitas pelayanan publik, pemberdayaan usaha mikro, dan sentral pertanian dan peternakan maupun perkebunan," katanya.

Dijelaskannya, berdasarkan hasil rekapitulasi yang rangkum dalam SIPD RI ada sebanyak 33 usulan kegiatan di wilayah Kecamatan Mandiangin Timur yang telah diinput oleh operator desa Dan apabila masih ada usulan yang belum diinput namun memiliki skala prioritas dan urgen, diupayakan untuk dimasukkan dalam renja SKPD ataupun melalui rumusan reses dan pokok-pokok pikiran drpd.

" Kami berharap forum Musrenbang ini dapat berjalan demokratis, efektif, transparan dan episien dalam mencapai tujuan dan sasaran yang diharapkan, demi tercapainya keselarasan pembangunan daerah demi kemajuan Sarolangun, dan kita harapkan dapat menghasilkan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang berkualitas," katanya.

Disamping itu, dalam arahannya, Staf Ahli Bupati Sarolangun Juddin mengatakan bahwa pelaksanaan musrenbang kecamatan merupakan amanat UU Nomor 25 tahun 2004 tentang sistim perencanaan pembangunan nasional, maka dari itu apa yang akan dilakukan hari ini akan sangat penting dan bernilai strategis dalam mencapai tujuan pembangunan nasional dan daerah yakni dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

" Hasil Musrenbang kecamatan nanti berupa usulan-usulan kegiatan, sebagai bahan pembahasan dalam Musrenbang RKPD dalam penghimpunan dan penyusunan RKPD tahun 2025," katanya.

Arah kebijakan pembangunan Sarolangun tahun 2025 yakni (1) percepatan penurunan stunting, pengendalian inflasi, pengangguran terbuka, dan Penurunan kemiskinan ekstrem (2) pengembangan dan peningkatan produk pertanian, tanaman pangan dan holtikultura, oerikanandan perkebunan.(3) peningkatan investasi daerah dan PAD.

Kemudian, (4) Pengembangan UMKM (Minuman, makanan dan oerngjarin batik), (5) Percepatan pembangunan wilayah kecamatan, (6) Penanggulangan dan pencegahan kerusakan lingkungan banjir dan tanah longsor dan (7) pembinaan dan pemberdayaan Suku anak Dalam (SAD).

" Apa yang tidak mampu diakomodir oleh desa, dan usulan itu harus kita sampaikan juga ke Provinsi dan Pusat, dimana program itu harus terprogram dan berkelanjutan. Kami berharap Musrenbang kecamatan dapat menghasilkan perencanaan program kegiatan yang benar-benar prioritas, realistis dan berkualitas berdasarkan kebutuhan masyarakat dan sesuai dengan visi dan misi RPD dan arah kebijakan nasional," katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Plt Camat Mandiangin Timur Rendra Aptalisma beserta perwakilan kepala desa dan tokoh masyarakat melakukan penandatangan berita acara hasil kesepakatan bersama dalam Musrenbang kecamatan Mandiangin Timur untuk penyusunan RKPD 2025 yang disaksikan oleh Staf ahli Bupati Sarolangun Juddin, Waka I DPRD Sarolangun Aang Purnama, Plt kepala Bappeda Sarolangun Maria Susanti beserta jajaran.(Iksan)

No comments:

Post a Comment

About Me


Bofet%2BHP
BOFET HARAPAN PERI JL. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!