Breaking News

February 7, 2024

Saat Musrenbang, Armen Syah Johan Ingatkan Pemerintah, OPD, Wali Nagari. Dan Tokoh Masyarakat

Wakil Bupati Solsel H. Yulian Efi, Wakil Ketua DPRD, Armen Syah Johan, Anggota DPRD, Roni Ismaji, Camat Sungai Pagu Ibrahim, menyaksikan salah seorang Wali Nagari membubuhkan tanda tangan saat pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Sungai Pagu dilapangan bola kaki Koto Baru, Selasa (6/2/2024). Af

FS.Solok Selatan (Sumbar) -
Pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sungai Pagu adalah kegiatan Musrenbang ke-7 dan terakhir di Solsel.

Pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Sungai Pagu untuk penyusunan RKPD Tahun 2025 tersebut dilaksanakan di lapangan bola kaki Koto Baru Kecamatan Sungai Pagu, Selasa (6/2/2024), dihadiri Wakil Bupati Solok Selatan, H. Yulian Efi, Wakil Ketua DPRD Armen Syah Johan, Sekdakab. Solsel Dr. H. Syamsurizaldi, Forkopimda Kabupaten Solsel, anggota DPRD Solsel, Roni Ismaji serta seluruh camat se-Solok Selatan.

Selain itu, dari Kecamatan Sungai Pagu, hadir Camat Sungai Pagu Ibrahim, Forkopincam Sungai Pagu, seluruh Wali Nagari, Kepala Sekolah mulai dari TK, SD, SMP dan SLTA se-Sungai Pagu, dua Ketua KAN di Sungai Pagu, serta utusan dari masing-masing nagari dan Bamus Nagari se-Kecamatan Sungai Pagu.

Dikesempatan itu, Wakil Bupati H. Yulian Efi memaparkan berbagai capaian pembangunan yang sudah dilaksanakan Pemda Solok Selatan. Selain itu juga menyampaikan berbagai rencana kegiatan pembangunan yang dilaksanakan, termasuk berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 di Kecamatan Sungai Pagu.

" keterbatasan anggaran APBD Solsel, tentu sangat perlu dukungan dana APBD Provinsi dan APBN serta dukungan sumber dana  lainnya," pungkas Yulian Efi.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Solsel Armen Syah Johan selain mengapresiasi kegiatan Musrembang tersebut, juga mempertanyakan kegiatan Musrenbang yang dilaksanakan di lapangan.

" Selama ini, kegiatan dilaksanakan di kantor camat dan melakukan proses pembahasan, dan sekarang kenapa dilaksanakan dilapangan. Meski demikian tentu pihak terkait lah yang bisa menjelaskannya," kata Armen Syah Johan yang juga dari Fraksi Gerindra itu.

" Sudah tiga periode saya menjadi anggota dewan, baru Musrenbang tahun ini yang dilaksanakan dilapangan," katanya.

Selain itu, Armen juga mempertanyakan tentang pendistribusian bantuan beras Cadangan Pangan dari Pemerintah tersebut. " Diharapkan bantuan beras tersebut tidaklah membedakan masyarakat," harapnya.

Armen juga menghimbau seluruh masyarakat untuk datang ke TPS saat Pesta Demokrasi pada 14 Pebruari nanti.

" Pada prinsipnya Pemilu ini, Jurdil. Jadi tidak ada yang namanya ancaman atau intimidasi pada masyarakat untuk memenang suatu kelompok, baik dilakukan oleh seseorang atau oleh instansi mana saja, " tegasnya.

Artinya, jika nanti memang benar-benar ada dan kedapatan melakukan intervensi dan mengitimdasi, maka pihak-pihak yang melakukan hal tersebut tentu akan mendapatkan resiko dengan segala konsekwensinya.

Ia meminta pada Pemerintah, pimpinan OPD dan ASN hendaknya berlaku netral dalam Pemilu itu. " Jadi tidak boleh mengancam-ancam bawahan dan masyarakatnya. Seharusnya mereka melindungi,"  pinta Armen Syah Johan.

Kedepan ia berharap, jangan ada lagi ancaman-ancaman tersebut. Namun jika masih ada, maka tentu ia akan menyiapkan pasukan untuk melakukan gerakan sebagai perlawan dari ancaman yang dilakukan pihak tersebut," tambanya.

Terakhir Armen Syah Johan mengajak untuk melaksanakan Pemilu damai dan tertib. " Suksesnya sebuah pemilu tidak adanya kaca pecah, darah menetes dan ban yang terbakar, sebagaimana slogan Bawaslu," tambahnya.

Pada pemangku adat, tokoh masyarakat, dan wakil rakyat untuk tidak mau lagi ditakut-takuti oleh oknum. Ia mengutip sebagian dari Undang-undang Dasar 1945, " bahwa penjajahan diatas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan peri keadilan.

Sementara itu, Camat Sungai Pagu Ibrahim memaparkan, pelaksanaan Musrenbang Kecamatan tersebut adalah lanjutan dari hasil Musrenbang Nagari yang telah dilaksanakan pada tahun 2023 lalu.

Ibrahim juga menjelaskan utusan delegasi sebagai peserta Musrenbang serta OPD yang menjadi Narasumber kegiatan Musrenbang. 

Terakhir ia juga menjelaskan tentang kondisi bencana jalan longsor di Sungai Siriah yang perlu penanganan yang lebih serius. Pasalnya, pasca penanganan yang dilakukan oleh pihak BPBD Solsel, kondisi longsor semakin parah.

Ibrahim berharap perhatian Pemda Solsel, terkait dukungan dana dari Provinsi dan Pusat, jika dana nagari dan APBD Kabupaten tidak mampu mengcover berbagai usulan kegiatan hasil Musrenbang tersebut.

Dipenghujung acara dilaksanakan penyerahan bantuan cadangan pangan beras pada perwakilan masyarakat, dan bantuan bibit durian pada perwakilan murid dari SD, SMP, dan SLTA. (Afrizal)

No comments:

Post a Comment

About Me


Bofet%2BHP
BOFET HARAPAN PERI JL. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!