Breaking News

Thursday, June 06, 2024

Tahun ini penderita HIV/AIDS bertambah menjadi 44 kasus.

Hendri Putra Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman 




FS.Pariaman --- Jumlah penderita HIV/AIDS, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Pariaman ditahun 2024 mengalami kenaikan dengan penambahan 12 kasus.



Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Hendri Putra mengatakan pada tahun sebelumnya/2023, jumlah kasus penderita HIV/AIDS sebanyak 32 kasus.


"Kita mempunyai 2 tempat pemeriksaan, orang yang dikategorikan terjangkit HIV/AIDS. Yakninya di RSUD Pariaman Kampung Baru dan Puskesmas Naras,"kata Hendri di ruang kerjanya, Rabu (6/06/2024).


Berdasarkan data yang tercatat tertera dan dihimpun di dua tempat tesebut.  Semenjak tahun 2023 ada sebanyak 32 kasus ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS). Yang mana penderitanya Terdiri dari warga Kota Pariaman, Padang Pariaman, Kab. Agam dan Kota Padang.


Kata dia lagi, mereka yang terjangkit rata-rata berusia produktif, 20-45 tahun. Dengan jenis kelamin laki-laki maupun perempuan.


"Dan mereka semua sudah memakan obat, dalam pantauan serta sudah diedukasi dan semuanya gratis tidak dipungut bayaran,"kata Hendri.


Lebih lanjut dia mengatakan, Jika pasien ODHA dari Puskesmas, setelah di edukasi dan mendapat Obat kemudian dirujuk. Minimal 1 x seminggu dirujuk ke Dokter Heni di RSUD Pariaman.



"Dokter inilah yang memeriksa bagaimana keadaan fisik dan kondisi tubuh pasien. Termasuk profilag, disaat makan obat apakah ada gangguan yang lain. Seperti penurunan berat badan saat maka obat,"ulas Hendri.


Akan tetapi kata Hendri, di tahun 2024 kasus ODHA malah naik. Bertambah 12 kasus baru (Pria 11 dan 1 Perempuan). Yang merupakan warga Kota Pariaman dan Padang Pariaman.


"Yang jelas kasus HIV/AIDS ini kita tangani 100%. Dan Alhamdulillah petugas kita, baik itu Dokter dan Konsul terlatih untuk menangani itu. Bahkan ada yang sembuh, dan ada juga dalam tahap profilag menuju kesembuhan," ungkap Hendri.


Sembuh itu kata dia, dalam spesifikasi virus tidak harus habis didalam tubuh penderita. Namun dengan daya tubuh kembali bagus, tidak ada penyakit penyerta, seperti diare hebat, malaria, inveksi otak serta inveksi paru-paru. 


"Profilag atau Keberhasilan itu dicapai setelah pasien makan obat. Pemakaian dosis Obat dan SOP nya tetap kita jalankan,"pungkas Hendri. (wrm)













No comments:

Post a Comment

About Me


Bofet%2BHP
BOFET HARAPAN PERI JL. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
SELAMAT DATANG DI SEMOGA BERMANFAAT!