Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Padang Pariaman Masuk Dalam Nominasi Innovative Government Award 2025

Thursday, November 20, 2025 | November 20, 2025 WIB Last Updated 2025-11-20T15:18:43Z


Bupati JKA Saat Menyampaikan Sambutan Dalam Penilaian IGA Awards 2025



FS. Padang Pariaman ---


Kabupaten Padang Pariaman kembali mencatat sejarah sebagai satu-satunya kabupaten di Sumatera Barat yang berhasil masuk dalam Nominasi Innovative Government Award (IGA) 2025 dari Kementerian Dalam Negeri RI. 


Hari ini, Tim Penilai Validasi Lapangan IGA 2025 tiba di Padang Pariaman untuk melakukan verifikasi langsung terhadap dua inovasi unggulan daerah ini.

Tim yang terdiri dari Amos Prima Gracianto, dari Bappenas dan Awan Yanuarko dari BSKDN Kemendagri, didampingi Kepala Balitbang Provinsi Sumbar dan jajaran, langsung disambut oleh Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Sekda Rudy R. Rilis, Ketua TP-PKK, Ketua GOW, serta kepala perangkat daerah.


Tim penilai melakukan validasi lapangan terhadap dua inovasi unggulan Padang Pariaman yaitu PAMOR (Pengembangan Pariwisata Melalui Olahraga Rekreasi) dan SIKAP (Sistem Informasi Kinerja Aparatur)


Rombongan bergerak menuju lokasi Cam Lestari Alam Rafting di Nagari Anduriang, Korong Balah Aia, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam—salah satu titik objek inovasi PAMOR.


Dalam sambutannya, Bupati John Kenedy Azis menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa nominasi ini merupakan bukti bahwa Padang Pariaman terus bergerak maju.


“Kami sangat berterima kasih atas penilaian ini. Saya punya firasat kuat, Padang Pariaman akan berhasil dan masuk peringkat dua besar nasional IGA 2025,” ujar Bupati dengan optimis.
[20/11, 20.09] Warman: Ia menambahkan bahwa inovasi bukan hanya slogan, tetapi sudah menjadi budaya kerja pemerintah daerah.

 

Dalam hal ini, perwakilan BSKDN, Awan Yanuarko, mengapresiasi konsistensi Padang Pariaman yang terus tampil sebagai daerah inovatif.


“Komitmen kepala daerah adalah kunci. Dan kami melihat komitmen itu sangat kuat di Padang Pariaman. Ini sudah keempat kalinya Padang Pariaman menunjukkan konsistensi inovatifnya,” ujarnya.



Ia menegaskan bahwa validasi lapangan ini penting untuk mencocokkan data dan fakta dari paparan yang telah disampaikan sebelumnya di Jakarta.


Dalam sesi pemaparan, M. Fadhly sebagai inisiator PAMOR menjelaskan bagaimana sport tourism mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.


Selanjutnya, Sekretaris Dinas Kominfo Andri Satria Masri mempresentasikan inovasi SIKAP, sebuah aplikasi pemantauan kinerja ASN berbasis teknologi dengan fitur biometrik, GPS, dan face recognition.


Aplikasi ini telah menghemat anggaran hingga Rp 3 miliar dan bisa direplikasi daerah lain. Penghematan terjadi jika sistem absensi menggunakan finger print dengan harga Rp5 juta/unit dikalikan 600 unit kerja. (rel/FS)
×
Berita Terbaru Update