FS.Solok Selatan(Sumbar) - Perusahaan PT. Supreme Energy Muara Laboh (SEML), Kabupaten Solok Selatan kembali buktikan kepedulian untuk mendukung pembangunan sumberdaya manusia dengan mendukung penguatan ilmu dan keterampilan kader Posyandu di daerah tersebut, Selasa (25/11/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut didukung melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) guna mencapai Integrasi Layanan Prima (ILP), dan secara resmi di buka Field Representative PT Supreme Energy Muaralabuh Bujang Joan Datuak Maninjun, di GOR Supreme Energy Pekonina.
Turut hadir pada acara tersebut Perwakilan Dinas Kesehatan Solok Selatan Melvia Linda, Kepala Puskesmas Pauh Duo, Salhuda Noverma dan Humas PT. SEML M. Roza, serta 97 orang kader posyandu se-Kecamatan Pauh Duo.
Bujang Joan mengatakan bahwa kegiatan ini selain bentuk perhatian pihak perusahaan dan tanggungjawab perusahan untuk turut mendukung peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah ini menuju Indonesia Emas 2045.
" Untuk mencapai Indonesia Emas harus dipersiapkan dari sekarang dan itu menjadi tugas bersama dan Supreme energy ikut memberikan penguatan agar Indonesia Emas bisa dicapai," harapnya.
Menurutnya, pihak Suprem Energy Muara Labuh selain memberikan pelatihan pada kader dan mempersiapkan sarana kesehatan pendukung, juga telah memberikan dukungan beasiswa bagi pelajar di daerah itu. Muaranya tentu akan melahirkan generasi Solok Selatan yang sehat, kuat dan berilmu pengetahuan yang tinggi.
" Pihak PT. SEML mengalokasikan beasiswa melalui CSR adalah yang sangat besar," tambahnya.
Pihaknya bertekad, kedepan SDM Solok Selatan lebih maju dibanding daerah lain," tegasnya.
Terkait kegiatan pelatihan pada kader Posyandu, pihak perusahaan berharap banyak pada Kader agar dapat menimba ilmu dengan baik dan selalu melakukan inovasi untuk memberikan pelayanan Posyandu. " Kapan perlu nanti diadakan lomba untuk kader berprestasi dalam memberikan pelayanan ini," pintanya.
"Kader posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan oleh sebab itu kualitas SDMnya harus ditingkatkan," katanya.
Perwakilan Dinas Kesehatan Solok Selatan Melvia Linda mengatakan, 2025 semua posyandu diminta melakukan Integrasi Layanan Prima (ILP) tetapi karena belum ada pelatihan maka belum merata. Melalui kegiatan yang didukung oleh PT. SEML ini tentu pihaknya atas nama Pemerintah sangat mengapresiasi, menyambut baik.
"ILP baru dilaksanakan oleh beberapa Puskesmas dan Pustu sebab belum semua mendapat pelatihan dan dengan adanya PT Supreme energy ini sangat membantu," ujarnya.
Di posyandu katanya, selain bayi, balita dan ibu hamil remaja lansia harus terjangkau layanan kesehatan sebab merupakan garda terdepan.
Kepala Puskesmas Pauah Duo Salhuda Noverma mengatakan, Kader harus percaya diri dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Menurutnya, saat ini yang tenang mengikuti pelatihan tercatat sebanyak 97 orang kader Posyandu yang berasal dari berbagai Postu yang ada di Kecamatan Pauh Duo.
"Masyarakat akan lebih yakin dan akan selalu mengunjungi tempat pelayanan Posyandu, kalau kader lebih percaya diri dalam sosialisasi dan memberikan layanan nantinya," ujarnya.
Kader katanya, bisa mendatangi rumah masyarakat apabila ia tidak bisa datang ke Posyandu dan ini bentuk dari pelayanan prima. (Af
