Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Wartawan Bukan Pembeking

Friday, November 21, 2025 | November 21, 2025 WIB Last Updated 2025-11-21T07:48:32Z


Foto Penulis Warman 






Oleh: Warman


Pembeking adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memberikan dukungan atau bantuan kepada orang lain dalam melakukan kegiatan atau mencapai tujuan. 



Pembekingan dapat berupa dukungan emosional, fisik, atau finansial. Dalam beberapa konteks, pembeking juga dapat merujuk pada seseorang yang membantu orang lain dalam mencapai tujuan dalam meningkatkan upaya kinerja mereka. 



Pemberian bekingan atau dukungan biasanya ditujukan untuk suatu kegitan atau tempat yang menghasilkan sumber "cuan". Dan tak ayal lagi, objek yang dilindungi itu adalah ilegal, baik secara regulasi Peraturan Daerah Maupun UU.


Tidak bisa dipungkiri dalam bingkai NKRI yang namanya Pembeking dapat kita lihat atau didengar dalam bentuk aktifitas dan kegiatan tertentu. Baik itu tambang, kelautan, kehutanan, proyek bangunan hingga perjudian bahkan sampai ke tempat hiburan malam.


Pembeking exploitasi kekayaan negara  secara ilegal, sering dilakukan oleh oknum pejabat yang berwenang di sebuah lembaga negara. Baik itu institusi yang mengatur jalan nya UU maupun yang bersifat penagekan Hukum.


Praktek-praktek yang dilakukan seperti itu, sudah berlangsung lama bahkan dapat dikatakan sudah ada semenjak zaman kemerdekaan meskipun secara sembunyi. 


Dan tak tanggung-tangung setelah bergulirnya era reformasi, praktek melindungi tersebut dilakukan secara terang-terangan oleh oknum pejabat negara dan penegak hukum.


Wartawan dan Jurnalistik:

Wartawan dan Jurnalis merupakan sebuah profesi yang mulia, antara keduanya memiliki tugas dan fungsi yang hampir sama. mengumpulkan, mengolah, dan menyajikan informasi kepada masyarakat melalui berbagai media, seperti surat kabar, majalah, televisi, radio, dan online.


Hanya saja jurnalis telah menghasilkan karya tulis dan artikel, yang memuat kritikan, masukan dan pandangan terhadap satu objek yang di jadikan tulisan. Baik itu yang ditujukan kepada lembaga negara, program pemerintah maupun yang bersifat umum. 



Sebagaimana yang telah kita rasakan dan jalankan, Wartawan memiliki peran penting dalam masyarakat bahkan, di medan perang sekalipun. Ibaratnya profesi ini sama dengan memilih, "Kuburan atau Rumah Sakit".


Menjadi seorang pewarta, harus siap dengan segala kemungkinan dan resiko yang akan terjadi dalam kondisi kapan dan dan dimanapun. Namun dibalik itu semua tugas ini, merupakan sebuah pengabdian yang dilakoni oleh mereka yang memiliki "Responsibility".


Wartawan juga harus mampu menyediakan informasi yang akurat dan objektif tentang peristiwa dan isu-isu penting. Wartawan juga harus mengawasi kekuasaan pemerintahan dan mempertanyakan tindakan yang tidak sesuai dengan hukum atau etika.


Wartawan Bukan Pembeking:


Melalui tulisan diatas tentu dapat kita pahami selaku insan jurnalis, bahwasanya wartawan mempunyai tugas pokok sebagai kontrol sosial dan kontrol pemerintahan.


Pewarta tidak bekerja untuk seseorang atau sekelompok orang. Atau sebagai alat kepentingan oleh sebuah lembaga dan instansi, untuk tujuan tertentu.


Jadilah wartawan yang menjiwai profesionalisme, bukan menjadi materialisme. Jurnalis bukan pengemis, namun mampu menghidupi keluarga dengan hasil karyanya. (***)

×
Berita Terbaru Update