Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Banjir dan Tanah Longsor Landa Tanah Datar: 7 Kecamatan Terdampak, Kerusakan Infrastruktur dan Lahan Pertanian Luas

Monday, May 25, 2026 | May 25, 2026 WIB Last Updated 2026-08-21T02:33:05Z

FS. BATUSANGKAR — Hujan lebat yang turun sejak sore hingga malam pada Selasa (12/5/2026) memicu banjir, banjir bandang, dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tanah Datar. Bencana alam ini menyebabkan kerusakan infrastruktur, kerugian pertanian, serta warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

 

Berdasarkan data sementara yang dirilis Pemerintah Kabupaten Tanah Datar per Senin (25/5/2026) pukul 09.00 WIB, bencana melanda 7 kecamatan, meliputi Lintau Buo, Lintau Buo Utara, Tanjung Emas, Padang Ganting, Salimpaung, Sungai Tarab, dan Tanjung Baru. Sebanyak 16 nagari/desa terdampak, yaitu Buo, Tigo Jangko, Pangan, Batu Bulek, Lubuak Jantan, Tajung Bonai, Balai Tangah, Tepi Selo, Saruaso, Koto Tangah, Tanjung Barulak, Padang Ganting, Supayang, Pasie Laweh, dan Barulak.

 

Satu Orang Luka, Ratusan Warga Terdampak dan Mengungsi

 

Dari data korban, tercatat 1 orang mengalami luka-luka, 340 kepala keluarga terdampak, dan 82 jiwa terpaksa mengungsi.

 

Kerusakan infrastruktur cukup parah. Tercatat 12 ruas jalan rusak berat, 13 ruas jalan rusak ringan, serta 6 jembatan putus. Jembatan rusak berat tercatat 1 unit dan rusak ringan 2 unit. Sektor pengairan juga terdampak berat, dengan 82 saluran irigasi rusak, 14 titik sungai mengalami pendangkalan, serta kerusakan pada pompa air, sekolah, dan tempat ibadah.

 

Kerusakan hunian warga tercatat: 14 unit rumah hanyut, 11 unit rusak berat, 22 unit rusak sedang, 140 unit rusak ringan, dan 9 unit terendam. Selain itu, 1 unit kendaraan roda dua dan 7 unit roda empat hanyut terbawa arus.

 

Sektor Pertanian, Peternakan dan UMKM Juga Rugi

 

Bencana turut merugikan perekonomian warga. Sebanyak 273 hektar sawah dan 3,52 hektar ladang terdampak. Sebanyak 26 pelaku UMKM mengalami kerugian. Sektor peternakan dan perikanan juga tidak luput: 1 ekor sapi, 4 ekor kambing, 2.313 ekor ayam, 151 kolam ikan, serta 2 lubuk perikanan rusak/hanyut.

 

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menegaskan bahwa data ini bersifat sementara dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai perkembangan di lapangan. Tim gabungan terus melakukan pendataan lengkap serta penanganan pascabencana bagi warga yang terdampak. (

 

 

×
Berita Terbaru Update