Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Mudawar, Pegawai KUA, Mencalonkan Diri Untuk Menjadi Walinagari

Tuesday, June 23, 2026 | June 23, 2026 WIB Last Updated 2026-06-23T01:16:18Z
Foto Mudawar Calon Walinagari 



FS. Padang Pariaman ---

Rasulullah bersabda:
« إِذَا أُسْنِدَ الأَمْرُ إِلَى غَيْرِ أَهْلِهِ ، فَانْتَظِرِ السَّاعَةَ »
"Apabila suatu urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancurannya." (HR. Bukhari).


Mengejutkan memang seorang penyuluh agama maju mencalonkan diri sebagai Walinagari dan hanya satu-satunya di Padang Pariaman seorang, Pegawai Kemenag. Hadir sebagai kontestan calon Pemimpin di Nagari.


Saat menyapa Mudawar, yang akrab disapa Muda, mengatakan, alasan dirinya maju jadi sebagai calon walinagari adalah berdasarkan, Pengalaman bekerja di bidang pemerintahan selama 22 tahun.


"Sebagai awak media selama 11 tahun, sedangkan secara pendidikan Ilmu yang dimiliki atau pendidikan terakir adalah sarjana sesuai dengan jabatan wali nagari yakni S 1 Ilmu Pemerintahan (S.I.P),"kata dia.



Secara kemasarakatan Muda berpengalaman sebagai Ketua Pemuda Korong Koto Hilalang Barat 2000 sd 2010. Sedangkan di organisasi lainnya anggota PWI dari tahun 2007 s/d 2015



"Kita mempunyai misi, terwujudnya Nagari Sikucua Timur Yang Madani Bersatu dan Maju. Baik itu dalam Agama, Ekonomi yang  berlandaskan Adat Basandi Syrak, Syarak Basandi Kitabullah,"pungkas Muda



Mengenal Mudawar, S.I.P, Calon Wali Nagari Sikucua Timur:

Dari Wartawan hingga Birokrat, Menjemput Perubahan dengan Pengalaman dan Ilmu Pemerintahan.

Melihat potret kegigihan seorang anak nagari dalam melawan keterbatasan. 

Mudawar, atau yang akrab dipanggil Pak KUA, Lahir di Matur pada 10 Juli 1975, beliau merupakan putra dari pasangan Almarhum Rasyad dan Anan. 


Perjalanan pendidikan beliau penuh dengan lika-liku. Sempat terhenti karena keterbatasan biaya dan harus turun ke sawah mengikuti jejak ayahnya, namun semangat untuk belajar tak pernah padam. 


Meski rintangan datang bertubi-tubi, termasuk kepergian ayahanda tercinta saat beliau baru memulai bangku SMP, beliau membuktikan ketangguhannya dengan berhasil menamatkan sekolah sebagai Juara Umum II.


Masa muda beliau diwarnai dengan pengalaman pahit di perantauan, mulai dari Tanjungpinang sampai ke Pulau Batam, Kepulauan Riau hingga menghadapi krisis ekonomi 1998 dengan bermodalkan ijazah SMP.


Namun, kepulangan beliau ke tanah kelahiran pada akhir 1999 menjadi titik balik pengabdian yang luar biasa. Beliau memulai langkah baru sebagai penyuluh agama dan pengelola TPA/TPSA sejak tahun 2000-an. 


Semangat belajar yang membara membawa beliau menempuh ujian paket C, hingga akhirnya meraih gelar Sarjana Ilmu Pemerintahan (S.I.P) dari Universitas Terbuka pada tahun 2023.


Karier beliau pun bertransformasi dari seorang jurnalis yang vokal hingga menjadi ASN di lingkungan Kementerian Agama yang kini bertugas di KUA Kecamatan V Koto Kampung Dalam.


Latar belakang sebagai wartawan selama 11 tahun (2004-2015) lahir dari kegelisahan terhadap ketidakadilan yang beliau saksikan di perantauan. 


Melalui goresan pena, beliau berupaya menciptakan keseimbangan sosial bagi masyarakat kecil. Pengalaman jurnalistik ini kemudian berpadu selaras dengan pengalaman birokrasi di pemerintahan yang telah di jalani selama 22 tahun. 


Perpaduan antara ketajaman analisis media dan pemahaman mendalam tentang administrasi negara inilah yang menjadi modal Muda untuk membawa perubahan di Nagari Sikucua Timur.



Kini, Mudawar, melangkah maju dengan visi mewujudkan Nagari Sikucua Timur yang madani, bersatu, serta maju dalam pendidikan, agama, dan ekonomi.


Dan berkomitmen menghadirkan pemerintahan yang bersih dan transparan, sekaligus mengoptimalkan sumber daya alam demi kesejahteraan masyarakat dengan Tagline: Maju Untuk Kepentingan Masyarakat, Bukan Untuk Pribadi. (*)



×
Berita Terbaru Update