Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Capai Kemandirian Fiskal, Pemkab Tanah Datar Evaluasi dan Genjot Realisasi PAD 2026

Tuesday, July 14, 2026 | July 14, 2026 WIB Last Updated 2026-09-20T03:18:09Z


FS. Tanah Datar,— Guna memastikan pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) optimal, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menggelar Rapat Koordinasi evaluasi realisasi PAD Triwulan II Tahun 2026 di Aula Eksekutif Kantor Bupati, Selasa (14/7/2026). Rakor ini menjadi langkah strategis untuk meninjau capaian, mengidentifikasi kendala, dan merumuskan langkah percepatan pendapatan daerah hingga akhir tahun.

 

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Jasrinaldi, SH, S.Sos melaporkan target PAD tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp77 miliar, dengan penetapan capaian bertahap: bulan pertama 58%, bulan kedua 40%, bulan ketiga 70%, dan bulan keempat 40%. Hingga akhir semester I, realisasi PAD telah mencapai Rp43 miliar atau 50,8% dari target — angka yang menunjukkan perkembangan positif dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

 

"Pada triwulan pertama realisasi baru sekitar 35%, bahkan bulan pertama hanya 15%. Hal ini dipengaruhi bencana banjir, proses relokasi, serta kendala teknis di lapangan dan sejumlah kegiatan pembangunan yang masih berjalan. Kami optimis bulan kedua dan ketiga akan terjadi peningkatan signifikan guna mengejar target," ungkap Jasrinaldi.

 

Sementara itu, pendapatan bersumber dari dividen menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Dari target sekitar Rp31 miliar, telah terealisasi sekitar Rp23 miliar atau 79%, meski angka tersebut masih bersifat sementara menunggu penyelesaian pencatatan dan masuknya dana ke Rekening Kas Umum Daerah. Untuk pendapatan yang dikelola DPKD, realisasi saat ini bahkan telah melampaui target yang direncanakan. Meski demikian, pada perubahan anggaran nanti akan dilakukan penyesuaian, di mana estimasi capaian dividen ditinjau dari target awal Rp30 miliar menjadi sekitar Rp26 miliar.

 

Ke depannya, optimalisasi PAD akan difokuskan pada peningkatan kinerja seluruh perangkat daerah terkait, mendorong investasi, serta memperluas dan menggali potensi sumber pendapatan daerah baru.

 

Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, S.Psi menegaskan bahwa PAD menjadi kunci utama mewujudkan kemandirian fiskal daerah. Semakin kuat kemampuan daerah menghimpun pendapatan sendiri, semakin besar ruang fiskal untuk membiayai pembangunan, meningkatkan kualitas layanan publik, memperbaiki infrastruktur, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

"Pencapaian target PAD bukan hanya tanggung jawab Bappenda, melainkan kewajiban dan tanggung jawab bersama seluruh OPD pengelola pajak dan retribusi daerah sesuai potensi yang dimiliki," tegasnya.

 

Meskipun capaian menunjukkan tren positif, Ahmad Fadly mengingatkan agar tidak cepat berpuas diri. Masih banyak potensi pendapatan yang perlu terus digali dan dioptimalkan melalui kerja sama lintas sektor, peningkatan pelayanan kepada masyarakat, serta pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah.

 

"Saya mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus berinovasi, bekerja lebih efektif, dan memperkuat sinergi agar target PAD Tahun 2026 tidak hanya tercapai, tetapi bisa melampaui angka yang telah ditetapkan," ujarnya.

 

Terakhir, Wabup menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan wajib pajak yang telah berkontribusi membangun Tanah Datar melalui pembayaran pajak dan retribusi daerah.

 

"Pajak dan retribusi yang kita bayarkan hari ini adalah investasi untuk Tanah Datar yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan," tutupnya. (D29/Red)

×
Berita Terbaru Update