FS.Sarolangun - Pemerintah Kabupaten Sarolangun melaksanakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Kabupaten Tahun 2026 dengan penuh khidmat(05/5/2026) di Lapangan Gunung Kembang, Bupati Sarolangun, H. Hurmin, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada kegiatan hardiknas tahun ini.
H. Hurmin, S.E Sebagai Insepektur Upacara
Upacara berlangsung khidmat dan tertib, diikuti oleh berbagai unsur penting daerah. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun I, Ketua DPRD Sarolangun Kapolres Sarolangun Oktariansyah, Ketua Pengadilan Negeri Sarolangun Ketua TP PKK unsur Forkopimda, para Kepala OPD, jajaran Dinas Pendidikan, Tokoh Pendidikan, organisasi wanita, serta ribuan peserta yang terdiri dari guru dan pelajar tingkat SD hingga SMA
Bupati Sarolangun Bersama unsur Forkopimda dan Pejabat Daerah Kabupaten sarolangun
Sejak pagi hari, peserta upacara telah memadati lapangan dengan tertib dan antusias. Suasana berlangsung khusyuk, mencerminkan komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Sarolangun.
Dalam amanatnya, Bupati Sarolangun membacakan pidato resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Abdul Mu’ti. Disampaikan bahwa peringatan Hardiknas Tahun 2026 bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkeadilan bagi seluruh anak bangsa.
Bupati Sarolangun H. Hurmin, S.E. Membacakan Pidato Menteri Pendidikan dasar Menengah
Pendidikan dipandang sebagai proses memanusiakan manusia, sebagaimana nilai-nilai yang diajarkan oleh Ki Hajar Dewantara melalui konsep asah, asih, dan asuh. Melalui pendidikan yang bermutu, diharapkan mampu membangun fondasi bangsa yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.
Lebih lanjut, pemerintah terus menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan nasional. Berbagai langkah strategis terus didorong, mulai dari transformasi pembelajaran berbasis teknologi, penguatan literasi dan numerasi, hingga peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru sebagai garda terdepan pendidikan.
Bupati Hurmin juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah, orang tua, masyarakat, dunia usaha, hingga media, dalam mendukung kemajuan pendidikan. Sinergi ini dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas.
Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan penampilan dari PGRI Kabupaten Sarolangun yang membawakan lagu Hymne Guru dan Wajib Belajar. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dan menambah suasana haru serta kebanggaan terhadap jasa para pendidik.
Panduan Suara dari PGRI Kabupaten Sarolangun.
Sebagai bentuk penghargaan, Bupati Sarolangun bersama unsur Forkopimda dan Ketua TP PKK menyerahkan piagam penghargaan serta cinderamata kepada para guru yang memasuki masa purna bhakti tahun 2026. Selain itu, juga diserahkan santunan kepada ahli waris guru dan pegawai yang meninggal dunia sebelum memasuki masa pensiun, sebagai wujud kepedulian dan penghormatan atas jasa mereka dalam dunia pendidikan.
Ketua TP PKK memberikan santunan kepada kepada ahli waris guru dan pegawai yang meninggal dunia
Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan. Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, diharapkan pendidikan di Kabupaten Sarolangun semakin Maju, berkualitas, inklusif, dan mampu melahirkan generasi yang cerdas,dan berkarakter,
