FS.Solok Selatan(Sumbar) - Pendistribusian logistik Pilwana Solsel tahun 2026 oleh Tim P2WN Kabupaten plus Dinsos PMD/N Solok Selatan sudah diserahkan pada Tim pendukung Pilwana tingkat Kecamatan di setiap Kecamatan, diantaranya di Kecamatan Pauh Duo, sekitar pukul 13.30 WIB, Selasa (6/10/2026).
Koordinator pendistribusian Logistik Pilwana Serentak Kabupaten Solsel tahun 2026 untuk Kecamatan Pauh Duo, Sakti Emas Okta Wijaya,S. Sos bersama tim dan pihak pengamanan dari Kepolisian dan TNI secara simbolis menyerahkan Logistik Pilwana pada Camat Pauh Duo, Pardianto Nono Irawandi, ST, di halaman kantor camat setempat, Selasa (6/10/2026).
Pihak P2WN Kabupaten sebagaimana dikatakan Sakti Emas Okta Wijaya,S. Sos memintak pihak Kecamatan untuk dapat langsung menyerahkan Logistik pada masing-masing P2WN yang ada di Kecamatan tersebut. Selanjutnya pihak P2WN hendaknya dapat mengamankan logistik untuk penyelenggaraan pemungutan suara yang akan dilaksanakan pada Rabu (7/10/2026).
" Hari ini kami serahkan logistik ke Kecamatan untuk dapat di distribusikan langsung kesetiap P2WN yang ada di Kecamatan ini, dan diharapkan untuk dapat di periksa sesuai dengan kuota logistik masing-masing nagari," harapnya.
Sementara itu, Camat Pauh Duo Pardianto Nono Irawandi, ST usai menerima logistik Pilwana 2026 Kabupaten Solok Selatan menyerahkan langsung pada masing-masing P2WN untuk 4 Nagari yang melaksanakan pesta demokrasi Pilwana tahun ini.
Tercatat di Kecamatan Pauh Duo,dari empat nagari yang melaksanakan Pilwana terdapat sebanyak 61 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan jumlah pemilih sebanyak 14.056 pemilih. Sedangkan calon wali nagari di empat nagari berjumlah sebanyak 20 orang calon.
Pardianto meminta P2WN setiap nagari didukung penuh Pemerintahan Nagari, Bamus Nagari dan lembaga lainnya di Nagari untuk dapat mendukung kesuksesan Pilwana Serentak tahun 2026 ini. " Peran semua elemen sangat diharapkan untuk kesuksesan, kelancaran dan keamanan pelaksanaan Pemungutan Suara hingga penetapan calon terpilih nanti," harapnya.
Ia juga menghimbau semua masyarakat yang wajib memilih untuk dapat memanfaatkan hak demokrasinya untuk dapat melahirkan Wali Nagari Depenitif hasil pilihan rakyat yang baik nantinya," harap Pardianto Nono Irawandi. (Af)
