Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Penerima Manfaat MBG di Kecamatan Pauh Duo, Belum Semuanya Terakomodir, Ini penjelasannya

Tuesday, October 20, 2026 | October 20, 2026 WIB Last Updated 2026-10-20T03:15:05Z
Irvan dan Mulfi dari perwakilan SPPG di Kecamatan Pauh Duo, saat menyampaikan pesan dan kesan pada semua Kepala Sekolah dan pengurus PGRI saat kegiatan Konfrenkercab PGRI di daerah tersebut. Foto Afrizal Amir

FS.Solok Selatan(Sumbar) -
Terlepas dari pernak pernik yang mencuat terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat ini, untuk Kecamatan Pauh Duo ternyata beberapa sekolah sangat mengapresiasi program MBG tersebut.

Sebagaimana dikatakan Maimurni, S. Pd salah seorang Kepala Sekolah di Kecamatan Pauh Duo, pihaknya sangat mengapresiasi adanya program MBG tersebut. 

Pasalnya sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan gizi, membantu memenuhi kebutuhan protein, karbohidrat, vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya untuk pertumbuhan anak," jelas Maimurni saat dimintai pendapatnya terkait pelaksanaan program MBG selama ini, usai acara Konfrenkercab PGRI, Sabtu(17/10/2026) lalu.

" Kami sangat berterimakasih pada Pemerintah, khusunya pada SPPG Pekonina yang selama program berjalan sangat lancar mendistribusikan MBG pada siswa/Penerima Manfaat (PM) di sekolah kami," jelasnya.

Artinya MBG tidak saja untuk pemenuhan gizi dan protein siswa juga menjadi salah satu pendorong untuk semangat belajar mereka" pungkas Maimurni.

Sementara itu, Ketua PGRI Kecamatan Pauh Duo, Jones Rikqi, S. Pd, Ketua PGRI Kabupaten, Asbandi, S. Pd. M. Pd maupun Camat Pauh Duo, Pardianto Nono Irawandi, ST saat kegiatan Konfrenkercab PGRI itu juga menyampaikan apreasisi pada dua SPPG yang ada di Kecamatan tersebut. Apalagi dua perwakilan SPPG itu hadir saat di undang dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan di kecamatan tersebut.

Kedepan tentu pendistribusian MBG untuk semua siswa sekolah maupun kelompok Posyandu penerima manfaat akan dapat sesuai jadwal dan tepat waktu," harap mereka.

Sementara itu Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Kecamatan Pauh Duo yang juga perwakilan dari SPPG Kemala Bhayangkari, Irvan dikesempatan itu menyambut baik kerjasama dan kemitraan dengan berbagai pihak di Kecamatan tersebut dalam rangka mensukseskan MBG.

Dijelaskannya, bahwa saat ini dengan kondisi dua SPPG di Pauh Duo, belum seluruh sekolah dan kelompok posyandu yang bisa terlayani sebagai Penerima Manfaat (PM).

Hal tersebut disebabkan dengan data awal tercatat sebanyak 7000 (tujuh ribu) Penerima Manfaat (PM), dengan maksimal pendistribusian untuk satu SPPG adalah sebanyak 3000 PM. Jadi masih ada 1 ribu lagi PM yang belum terakomodir dari 2 SPPG yang ada di Pauh Duo," jelasnya.

" Untuk SPPG Kemala Bhayangkari saja tercatat sebanyak 2905 PM, dan demikian juga halnya dengan SPPG di Pekonina. Jadi masih perlu satu SPPG lagi untuk bisanya terakomodir PM yang ada di Kecamatan Pauh Duo, dan hal ini tentu bukan urusan kita, tetapi urusan pusat," tambah Irvan.

Dijelaskannya, bahwa jumlah sekolah PM yang diakomodir SPPG Kemala Bhayangkari adalah sebanyak 30 sekolah dengan 6 posyandu. 

Sementara perwakilan SPPG Pekonina  Mulfi  menambahkan, bahwa pihaknya saat ini telah mendistribusikan MBG untuk 22 sekolah dan 8 Posyandu (anak sekolah 1769 dan posyandu sebanyak 785 PM).

" Selama ini, proses pendistribusian untuk kuota yang menjadi tugas SPPG Pekonina telah berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan," jelas Mufti.

Pihaknya juga menyampaikan apreasisi pada semua pihak dari kelompok Penerima Manfaat, yang sangat kooperatif dalam pelaksanaan dan pendistribusian  MBG," pungkasnya. (Af)
×
Berita Terbaru Update