Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

PGRI Pauh Duo Punya Ranting Baru, Semua Pengurus Ranting Dilantik

Monday, October 19, 2026 | October 19, 2026 WIB Last Updated 2026-10-19T10:04:56Z
Suasana pelantikan Pengurus Ranting PGRI di Kecamatan Pauh Duo oleh Camat Pauh Duo, Pardianto Nono Irawandi usai Konfrenkercab PGRI Pauh Duo, Sabtu (17/10/2026). Foto Afrizal Amir

FS.Solok Selatan (Sumbar) 
-  Akhirnya kepengurusan organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Pauh Duo lengkap, pasca Konferensi Kerja Cabang (Konfrenkercab) PGRI yang dilaksanakan di kantor Sekretariat pada Sabtu (17/10/2026) lalu.

Artinya kelengkapan organisasi profesi tersebut adalah dengan telah dilantiknya Ketua Ranting (PAW) dan pembentukan Ranting baru PGRI di Kecamatan Pauh Duo. 

Selain itu, sekolah yang ada di daerah tersebut juga mendapat apresiasi dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kecamatan Pauh Duo dengan hadirnya Mufti dari SPPG Pekonina dan Irvan dari SPPG Polres di Ampalu saat Konfrenkercab itu.

Ketua Ranting (PAW) dan Ketua Ranting Baru PGRI se-Kecamatan Pauh Duo tersebut dilantik Pembina PGRI Kecamatan Pauh Duo, Camat Pauh Duo Pardianto Nono Irawandi, ST dan didampingi Ketua PGRI Kabupaten, Asbandi, S. Pd. M. Pd, Ketua PGRI  Kecamatan Pauh Duo, Jones Rikqi, S. Pd, dan Bunda Kecamatan Pauh Duo, Ny. Meri Pardianto.

Berikut Ketua Ranting PGRI se-Kecamatan Pauh yang dilantik: 1. Flowery Firma (UPT. SMPN 32 Solsel), 2. Ewi Herlina (UPT. SMPN 5 Solsel), 3. Edo (UPT. SMPN 27 Solsel), 4. Asriyanti (UPT. SDN 08 Taratak Baru), 5. Supiyanti (UPT. SDN 06 Pekan Selasa), 6. Afdi Yandri (UPT. SDN 04 Ujung Jalan), 7. Salma (UPT. SDN 02 Pekan Selasa), 8. Miza (SDN 03 Pekonina), dan Ketua Ranting UPT. SDN 07 Sungai Duo, Yeni.

Sementara Ranting Baru PGRI yang dibentuk dilingkungan kerja PGRI Cabang Kecamatan Pauh Duo adalah Ranting MIN 7 Solok Selatan dengan Ketua Ranting Arsil Asra.

Ketua PGRI Kabupaten Solok Selatan, Asbandi mengapresiasi pengurus PGRI Pauh Duo, yang telah mampu membangun jaringan organisasi sebagai wujud pembangunan kualitas anak didik dan peningkatan kesejahteraan anggota.

" Tidak semua guru anggota PGRI, akan tetapi sebuah hal yang sangat penting jika seorang guru tersebut tergabung dalam organisasi guru ini, sebagai wadah yang telah di akui secara Nasional," jelas Asbandi.

Kedepan menurutnya, pengurus punya tanggungjawab moral untuk mensosialisasikan organisasi PGRI, dan rekrutmen keanggotan yang sesuai dengan AD/Art, dalam rangka menjadikan organisasi profesi ini lebih maju dalam membangun keprofesionalan guru untuk melahirkan generasi yang berkualitas, serta peningkatan kesejahteraan anggota," pungkasnya. (Af)
×
Berita Terbaru Update